Wow! Mahasiswa Biologi Unand Berhasil Teliti Manfaat Biji Teratai Sebagai Anti-Neurodegenerasi

  • Whatsapp
Ketiga mahasiswa Unand yang meneliti senyawa anti-neurodegenerasi dari biji teratai, Dinda Fadhilah Belahusna, Cinthya Fitri Hardianti, dan Wardatul Aini.
Ketiga mahasiswa Unand yang meneliti senyawa anti-neurodegenerasi dari biji teratai, Dinda Fadhilah Belahusna, Cinthya Fitri Hardianti, dan Wardatul Aini.

MINANGKABAUNEWS, PADANG — Sejumlah Mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Andalas (UNAND) melakukan sebuah riset biji teratai untuk melindungi otak mencit yang menderita degenerasi beberapa waktu lalu.

Salah satunya ialah dari tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) RE yang dibimbing oleh Dr. Putra Santoso, Dosen Biologi UNAND, mereka melakukan riset penelitian efek neuroprotektif dari ekstrak biji teratai di Laboratorium Fisiologi Hewan, Biologi Unand.

Read More

“Masyarakat Sumatera belum banyak memanfaatkan biji teratai, sebagian wilayah Indonesia yaitu Kalimantan telah menjadikan biji teratai sebagai bahan pangan,” ujar ketua tim, Dinda Fadhilah

Dinda Fadhilah menambahkan, bahwa biji teratai memiliki senyawa aktif sebagai antioksidan alami yang aman digunakan.

“Biji teratai memiliki senyawa antioksidan seperti flavonoid yang dapat memberikan efek neuroprotektif pada otak akibat stress oksidatif yang menyebabkan penurunan daya ingat,” ulasnya.

Mereka menggunakan zat Trimetiltin untuk induksi hewan model Alzheimer, yang kemudian dapat diobati dengan ekstrak biji teratai.

“Mencit yang terpapar TMT mengalami perubahan perilaku (hiperaktivitas dan agresi) dan gangguan kognitif (hilangnya ingatan dan gangguan belajar), yang mana setelah diuji 28 hari dengan di beri ekstrak terlihat efek yang sangat signifikan,” jelasnya.

Lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa di balik peneltiannya terdapat uji kecerdasanpada mencit yang membutuhkan ketelitian.

Mengingat efek biji teratai sangat baik sebagai anti-neurodegenerasi harapannya lebih banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan biji teratai dengan diolah sebagai bahan makanan yang fungsional. (Rel)

Related posts