Wujudkan Generasi Muda yang Hebat dan Berbudaya, Pemnag Sinuruik Lakukan Hal Ini

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Pemerintah Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat menggelar sosialisasi pendidikan anak melalui pola pendidikan karakter anak berbasis kearifan lokal budaya minangkabau dari dini, untuk mewujudkan generasi sinuruik yang hebat dan berbudaya dimasa yang akan datang.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Kamis (16/9/2021) yang lalu, melibatkan perwakilan remaja dan siswa siswi tingkat SMP dan SMa yang berasal di masing-masing Jorong yang berada di wilayah Nagari Sinuruik.

Read More

Pj. Wali Nagari Sinuruik, Farid Muhammad Ali melalui sekretaris Nagari Dasril B mengatakan, sebagai upaya mempersiapkan generasi muda Nagari Sinuruik selaku pembawa perubahan ke depan, Pemerintahan Nagari telah menggelar acara sosialisasi pentingnya pendidikan anak melalui pola pendidikan karakter anak berbasis kearifan lokal budaya minangkabau dari dini.

Dengan adanya acara sosialisasi ini, diharapkan akan mewujudkan generasi Sinuruik yang hebat dan berbudaya dimasa yang akan datang. Salah satunya dengan cara memberikan pendidikan budaya Minangkabau dari dini kepada para remaja dan siswa- siswi tingkat SMP dan SMA

“Kita akan mewujudkan generasi sinuruik yang hebat dan berbudaya dimasa yang akan datang,” ucap Dasril saat dikonfirmasi awak media Rabu (22/9/2021).

Ia menjelaskan, Nagari Sinuruik juga memiliki tokoh yang telah mendunia, salah satunya penulis pertama Indonesia yang berasal dari Sinuruik, Nenek Silasih Silaguri dan Bapak H. Baharuddin R selaku mantan Bupati Pasaman dan Pasaman Barat yang juga berasal dari Sinuruik.

Hal ini tentunya sebagai generasi muda Sinuruik kita berharap dapat menjadi tonggak estafet untuk menyambung kesuksesan yang telah diraih putra putri terbaik Sinuruik sebelumnya. Dengan mengembangkan potensi dan terus berinovasi, berkereativitas serta memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam falsafah Minangkabau seperti Kato nan Ampek.

“Kato Nan Ampek merupakan adab dalam berkomunikasi orang Minangkabau yang mengatur bagaimana berkomunikasi yang baik. Kato mandaki mengajarkan bagaimana kita berbicara terhadap lebih tua dari kita, kato manurun untuk yang lebih muda, kato mandata terhadap yang sebaya dan kato malereang dengan kata berkias banding,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ada pepatah mengatakan, nan kuriak iyolah kundi, nan merah iyolah sago, nan baiak iyolah budi, nan indah iyolah baso, maksudnya yang paling berharga dalam kehidupan bergaul adalah budi pekerti yang baik serta sopan santun. Semoga generasi muda Sinuruik kedepannya dapat menerapkan makna dari Kato Nan Ampek dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya mengakhiri. (wisnu utama)

Related posts