Wujudkan Pasaman Berbudaya Dan Daerah Tujuan Wisata, Pasaman Gelar PasEfest

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN — Mewujudkan visi daerah Pasaman Berbudaya dan Pasaman tujuan wisata, Pemerintah Daerah bersama masyarakat Kabupaten Pasaman terus menggelar berbagai event dan atraksi seni budaya yang diambil dari kearifan lokal serta potensi alam Pasaman yang unik.

Dan khusus di bulan Juni ini, Pemerintah daerah bersama masyarakat akan melaunching event budaya dan pariwisata baru, bertajuk Pasaman Equator Festival (PasEFest) tahun 2022.

Read More

“Festival ini kita jadwalkan berlangsung dari tanggal 16 hingga19 Juni 2022, sekaligus perayaan deklarasi ‘Pasaman Land of the Equator’ oleh anak nagari Pasaman. Deklarasi ini berupa penegasan kembali bahwa Pasaman adalah ranah khatulistiwa, dengan aneka keunikan alam dan budayanya.”

Demikian disampaikan Budayawan Sumatera Barat, Edy Utama, selaku kurator acara PasFest 2022, dalam kesempatan ‘ngopi sore’ di salah satu sudut Kota Lubuksikaping, Selasa (7/6).

Dikatakan, Pasaman Land of The Equator mengusung tema ‘Merayakan Keragaman Budaya di Bumi Khatulistiwa’ yang akan dideklarasikan Bupati Pasaman H. Benny Utama.

“Seluruh Walinagari di Pasaman, Ketua KAN, Ketua Bamus, Bundo Kanduang, wakil pelajar dan wakil anak nagari Pasaman dan di rantau, juga turut menandatangani piagam deklarasi Pasaman Land of the Equator,” kata Edi.

Untuk perayaan deklarasi, lanjutnya, telah disiapkan prosesi penyambutan tamu dengan silek galombang massal yang diperagakan PS. Benteng Murni Nagari Tanjuang Baringin, serta pertunjukan musikal oleh 50 orang santri dari Pondok Pesantren Syeikh Ibrahim, Surau Batu Kumpulan.

Dijelaskan Bung Edi pula, pertunjukan musikal yang berjudul Pasaman Bersyukur, digembleng oleh para musisi dari ISI Padangpanjang. Diantaranya Muhammad Halim selaku penata musik, dan Febrianti Cuba penata gerak.

“Seluruh rangkaian deklarasi digelar di Taman Museum Imam Bonjol, pada hari Kamis, 16 Juni 2022 pukul 09.30-13.00 Wib,” ungkapnya.

Edi Utama yang familiar disapa ‘Mak Puak’ menambahkan, selain di Taman Museum Tuanku Imam Bonjol, pagelaran atraksi seni budaya PasEFest juga digelar di Nagari Simpang Kecamatan Sempati (17 Juni), Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping (18 Juni) dan terakhir di Nagari Lubuak Gadang Kecamatan Mapat Tunggul pada tanggal 9 Juni 2022.

“Seluruh rangkaian kegiatan Pasaman Equator Festival, merupakan implementasi komitmen Bupati Pasaman H. Benny Utama dan Wakil Bupati Sabar AS, untuk mrwujudkan visi Pasaman yang Lebih Baik dan Bermartabat, melalui program perioritas Pasaman Berbudaya dan Pasaman Tujuan Wisata,” tutup Mak Puak Edi Utama. (Verdi)

Related posts