MINANGKABAUNEWS.com, TANAH DATAR — Keindahan Lembah Anai yang selama ini memikat siapa pun yang melintas, ternyata menyimpan ancaman yang tak bisa dianggap remeh. Pasca diterjang banjir hidrometeorologi pada penghujung tahun 2025 lalu, pemerintah Provinsi Sumatera Barat kini bergerak cepat. Bukan sekadar memperbaiki, tapi menata ulang kawasan tersebut demi keselamatan masyarakat.
Pada Senin (16/2/2026), Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, turun langsung menelusuri aliran sungai yang menjadi saksi keganasan alam beberapa bulan lalu. Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk keseriusan pemerintah memastikan kawasan rawan bencana ini benar-benar ditertibkan.
“Kita tidak ingin dokumen kesepakatan hanya menjadi tumpukan kertas. Fakta di lapangan sudah bicara, bencana itu nyata dan bangunan terdampak itu buktinya. Ini alarm bagi kita semua,” ujar Arry dengan nada tegas.
Sejak Juli 2025, pemerintah bersama lintas instansi sebenarnya telah menyepakati pengosongan kawasan yang masuk dalam zona rawan bencana. Namun, kejadian di akhir tahun menjadi pukulan telak bahwa risiko itu bukan sekadar prediksi di atas kertas. Kini, pemerintah berkomitmen menuntaskan apa yang sudah direncanakan, mulai dari pengosongan hingga penertiban lahan di kawasan Taman Wisata Alam tersebut.
Tak hanya soal bencana, Arry juga menyoroti potensi lonjakan arus kendaraan menjelang libur Lebaran. Lembah Anai yang berada di jalur utama penghubung antar kota, dipastikan akan kembali padat. Menurutnya, situasi itu harus diantisipasi sejak dini agar kemacetan atau bahkan kecelakaan tak menambah daftar panjang persoalan di kawasan tersebut.
“Kita tidak ingin momen kebahagiaan Lebaran ternoda oleh musibah yang sebenarnya bisa dicegah. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat aman,” tambahnya.
Ke depan, Pemprov Sumbar akan menggelar rapat konsolidasi lanjutan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jalur. Harapannya, Lembah Anai tak lagi hanya dikenal karena pesonanya, tetapi juga sebagai kawasan yang aman, tertib, dan ramah bagi siapa pun yang singgah maupun melintas.






