MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PARIAMAN — Suasana Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa sore (17/02/2026) terasa sedikit berbeda dari hari biasanya. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, tampak sudah bersiap di area kedatangan VIP. Bukan tanpa sebab, orang nomor satu di Sumbar itu sengaja hadir untuk menjemput langsung tamu istimewa yang baru saja menginjakkan kaki di Ranah Minang.
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0162 perlahan merapat. Tak lama kemudian, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, turun dengan senyum ramah. Kedatangannya disambut hangat oleh Gubernur Mahyeldi, menandai dimulainya kunjungan kerja strategis selama tiga hari penuh di provinsi tersebut, dari tanggal 17 hingga 19 Februari 2026.
Kedatangan Menteri PPPA kali ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Rangkaian agendanya padat dan menyentuh langsung denyut njak kemajuan daerah. Setelah melepas penat sejenak dari perjalanan, rombongan langsung bertolak menuju Kabupaten Sijunjung. Di sana, sang Menteri dijadwalkan akan menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sijunjung.
Namun, setelah agenda di Sijunjung usai, gebrakan justru akan difokuskan di ibukota provinsi. Rabu besok, Menteri Arifatul dijadwalkan kembali ke Padang untuk melakukan peninjauan langsung ke Klinik UMKM Minang Bangkit serta Koperasi Merah Putih. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan di Sumbar berjalan nyata.
Gubernur Mahyeldi pun tak menyia-nyiakan momen ini. Dengan penuh antusias, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan menteri.
“Setelah ini Ibu Menteri langsung bertolak menuju Sijunjung, Rabu besok baru kembali ke Padang untuk meninjau Klinik UMKM dan Koperasi Merah Putih,” ujar Mahyeldi.
Lebih lanjut, Gubernur menyebut bahwa kunjangan ini adalah momentum emas untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap, program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ke depan bisa berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Minang.
Tampak turut mendampingi Gubernur dalam penyambutan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumbar, Erlin; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar, Andree Harmadi Algamar. (Adpsb/rmz/bud)






