Jejak Sejarah Hidup di Dinding: Rapat Koordinasi BPK 45 Sumbar Berlangsung di Rumah yang Disinggahi Orang Tua Presiden Prabowo

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, LIMAPULUH KOTA — Suasana haru dan kebanggaan mewarnai pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi antar pengurus Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 se-Sumatera Barat. Rapat yang menyatukan Dewan Harian Daerah (DHD) dengan Dewan Harian Cabang (DHC) dari empat wilayah kabupaten/kota itu digelar di sebuah lokasi yang sarat nilai sejarah: sebuah rumah di Nagari Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota, yang pernah menjadi tempat persinggahan Prof. Dr. Soemantri Djoyohadikusumo, ayah dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DHC BPK’45 Kabupaten Limapuluh Kota, Jalan Tan Malaka KM 12, tersebut tidak hanya membahas program kerja organisasi, tetapi juga menguatkan semangat perjuangan di tengah situs yang menyimpan memori pergerakan nasional. Lokasi ini berada di jantung wilayah yang melahirkan banyak tokoh pejuang, salah satunya adalah Tan Malaka, seorang bapak pendiri republik yang gigih memperjuangkan kemerdekaan 100%.

Titik Persinggahan dalam Pelarian Sejarah

Rumah yang menjadi lokasi rapat memiliki cerita heroik tersendiri. Menurut Advokat Ki Jal Atri Tanjung selaku Wakil Ketua Pengurus DHD BPK’45 Provinsi Sumatera Barat, bangunan tersebut pernah disinggahi oleh Prof. Dr. Soemantri Djoyohadikusumo. Pada masa perjuangan, beliau singgah di rumah itu sebelum kemudian dibawa ke Bangkinang dengan mobil bernama “Sinamar” untuk menghindari penangkapan oleh pasukan Belanda.

Kisah pelarian dan perjuangan ini serupa dengan semangat yang diusung oleh Tan Malaka, putra asli Limapuluh Kota yang dikenal dengan konsep perjuangan non-kompromi untuk kemerdekaan penuh. Tan Malaka, yang bernama asli Ibrahim Datuk Sutan Malaka, adalah seorang pemikir Marxis, guru, dan tokoh revolusioner yang mendirikan Persatuan Perjuangan (Perjuangan). Ia bersikeras bahwa diplomasi tanpa pengakuan kedaulatan penuh adalah hal yang sia-sia, seraya berkata, “Kita tidak suka berunding selama musuh masih di dalam negeri kita”.

Konsolidasi Menghadapi Tantangan Zaman

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pengurus DHD BPK 45 Provinsi Sumbar dan perwakilan DHC dari Kabupaten Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, serta Kota Padang Panjang. Pertemuan ini mencerminkan fungsi BPK 45 sebagai organisasi yang terus berusaha menjaga api semangat ’45, sebagaimana terlihat dalam upaya konsolidasi internal di tubuh organisasi, seperti yang pernah dilakukan DHD BPK 45 DKI Jakarta untuk menjaga kesatuan dan kelangsungan perjuangan organisasi.

Dalam organisasi kejuangan seperti BPK 45, semangat persatuan dan pengabdian tanpa pamrih selalu ditekankan. Seperti pernah disampaikan dalam sebuah musyawarah organisasi, “dalam organisasi ini tidak ada apa-apanya, semua hanya pengabdian saja”. Rapat di Limapuluh Kota pun mengusung semangat yang sama: mengonsolidasikan kekuatan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan negara, sambil mengambil hikmah dan inspirasi dari sejarah panjang yang mengelilingi mereka.

Warisan Sejarah yang Terus Bernapas

Pemilihan lokasi rapat ini bukanlah kebetulan. Ia adalah sebuah pernyataan bahwa memori perjuangan bangsa harus hidup dan dirawat, bukan hanya dalam buku, tetapi juga dalam ruang-ruang di mana napas sejarah itu pernah berhembus. Jejak Soemantri Djoyohadikusumo yang bersinggungan dengan lokasi ini menambah lapisan narasi bahwa perjuangan kemerdekaan melibatkan banyak jalur dan tokoh, dari para diplomat hingga para pejuang di garis depan seperti Tan Malaka.

Dengan berkumpul di tempat bersejarah ini, para pengurus BPK 45 se-Sumbar tidak hanya merancang masa depan organisasi, tetapi juga menyelami kembali akar perjuangan bangsa. Mereka membuktikan bahwa nilai-nilai kejuangan ’45 masih relevan untuk dihidupkan, dirawat, dan diterjemahkan dalam aksi nyata menghadapi tantangan bangsa di era sekarang. Dan semua itu berawal dari sebuah rumah sederhana di jalur Tan Malaka, yang diam-diam menyimpan segumpal semangat yang pernah menggetarkan zaman.

Related posts