Perdana Ikut Porprov Sumatera Barat, Floorball Padang Pariaman Tampil Maksimal

Tim Floorball Padang Pariaman mencatatkan kiprah membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – Tim Floorball Padang Pariaman mencatatkan kiprah membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Dengan segala keterbatasan fasilitas, anggaran, dan persiapan, tim yang membawa nama Padang Pariaman tersebut mampu menunjukkan semangat juang dan meraih dua medali dalam cabang olahraga floorball yang untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Porprov Sumatera Barat tahun ini.

Hingga Kamis siang, 8 Oktober 2026, Floorball Padang Pariaman berhasil mempersembahkan satu medali emas pada nomor 3 vs 3 dan satu medali perunggu pada nomor 5 vs 5 putra.

Pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi perkembangan olahraga floorball di Padang Pariaman. Dengan kondisi yang jauh dari ideal, para atlet tetap mampu tampil penuh semangat dan memberikan perlawanan dalam persaingan yang sangat ketat di ajang Porprov Sumatera Barat.

Floorball merupakan olahraga permainan bola lantai yang menggunakan stik. Tahun 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya cabang olahraga ini dipertandingkan dalam Porprov Sumatera Barat.

Di balik perjuangan tersebut terdapat sosok Fridy Sufeno, S.Pd., Ketua Umum Floorball (AFI) Padang Pariaman, yang juga merupakan Guru PJOK SMPN 1 Lubuk Alung. Feno menjadi salah satu penggerak yang membawa dan mengembangkan olahraga floorball di Padang Pariaman hingga dapat tampil di ajang Porprov Sumatera Barat.

Dengan segala keterbatasan yang ada, tim Floorball Padang Pariaman datang ke Porprov dengan prinsip sederhana: hadir, berjuang, memberikan yang terbaik, dan membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan.

Pertandingan berlangsung di GOR UNP Air Tawar, Padang, dengan menghadapi persaingan dari tim-tim floorball terbaik Sumatera Barat.

Menariknya, kekuatan Floorball Padang Pariaman tidak hanya berasal dari satu lingkungan. Tim pelatih dan official merupakan para guru yang sehari-hari mengabdi di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Padang Pariaman.

Tim pelatih terdiri dari Trhree Sucipto, M.Pd., Guru PJOK SMPN 1 Lubuk Alung, dan Allfinalis Yonce, M.Pd., Guru PJOK SMPN 2 Lubuk Alung.

Sementara itu, official tim adalah Tito Admyzona, S.Pd., Guru BK SMPN 1 Lubuk Alung, serta Trija Sofri, S.Pd., Guru PJOK SDN 01 Batang Anai

Keterlibatan para guru tersebut menjadi gambaran bahwa perkembangan floorball di Padang Pariaman tumbuh dari semangat pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Ketua Umum, Fridy Sufeno, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, serta pihak-pihak yang telah mendukung perjuangan Floorball Padang Pariaman.

Menurut Feno, hasil yang diraih para atlet bukan sekadar soal medali, tetapi juga tentang keberanian membawa nama Padang Pariaman dalam cabang olahraga yang masih tergolong baru.

> “Kami hadir di Porprov ini dengan segala keterbatasan. Fasilitas kami terbatas, anggaran juga terbatas. Tetapi kami tidak ingin keterbatasan menjadi alasan untuk tidak bermimpi dan tidak berjuang,” ujar Feno.

Ia menilai para atlet telah menunjukkan bahwa prestasi dapat dibangun dari kemauan, kerja keras, kekompakan, dan semangat untuk terus belajar.

> “Anak-anak sudah memberikan yang terbaik. Bagi kami, mereka semua adalah juara. Medali emas dan perunggu yang diraih hari ini menjadi bonus dari perjuangan panjang yang mereka lakukan,” lanjutnya.

Feno juga menyampaikan bahwa capaian ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang bagi olahraga floorball di Padang Pariaman.

> “Kami berharap ke depan perhatian terhadap floorball semakin besar. Kami ingin olahraga ini berkembang dari sekolah-sekolah, sehingga semakin banyak anak-anak Padang Pariaman yang mengenal, mencintai, dan berprestasi melalui floorball,” katanya.

Pesan untuk Para Atlet

Kepada seluruh atlet Floorball Padang Pariaman, Feno berpesan agar tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih.

> “Untuk anak-anak kami, jangan pernah merasa kecil karena datang dengan keterbatasan. Jangan minder ketika melihat lawan memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Yang paling penting adalah bagaimana kita berjuang ketika berada di lapangan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para atlet bahwa perjalanan olahraga tidak berhenti pada satu pertandingan atau satu medali.

> “Hari ini kalian mungkin membawa pulang medali. Tetapi yang lebih penting, kalian membawa pengalaman, persahabatan, keberanian, dan kebanggaan karena sudah berjuang membawa nama Padang Pariaman. Terus berlatih, terus belajar, dan jangan takut punya cita-cita besar,” tutur Feno.

Bagi Floorball Padang Pariaman, keikutsertaan di Porprov Sumatera Barat 2026 bukan hanya tentang hasil pertandingan. Ini adalah langkah awal untuk membangun fondasi olahraga floorball di daerah.

Dari keterbatasan fasilitas dan anggaran, lahir semangat yang tidak terbatas.

Satu medali emas. Satu medali perunggu. Dan satu pesan penting: keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Floorball Padang Pariaman telah datang membawa nama daerah. Mereka pulang membawa prestasi, pengalaman, dan harapan bahwa dari sekolah-sekolah di Padang Pariaman akan lahir atlet-atlet floorball yang mampu berbicara lebih jauh di masa depan.

Terus berjuang, terus berlatih, dan terus banggakan Padang Pariaman.

Pos terkait