MINANGKABAUNEWS.com, PADANG – Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Kautsar Muhammadiyah Sarilamak, Kabupaten 50 Kota, Sumatra Barat, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Santri terbaiknya, Ananda Haris Ibnu Fatih, berhasil lolos seleksi untuk mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mencetak generasi unggul secara akademik, olahraga, dan karakter.
Dalam keterangannya, Advokat Ki Jal Atri Tanjung, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat sekaligus Ketua Badan Pembina PPM Al Kautsar, menyatakan kebanggaannya atas prestasi tersebut. “Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga hasil dari pembinaan karakter, disiplin, dan sinergi antara ustadz, ustazah, serta santriwan-santriwati di sini,” ujarnya.
Ki Jal menambahkan, prestasi Haris Ibnu Fatih bukanlah yang pertama. Pesantren yang dikenal dengan slogan “Bersama Al Kautsar Menguasai Dunia, Meraih Surga” ini kerap melahirkan santri berprestasi di berbagai bidang, mulai dari akademik, seni budaya, hingga kejuaraan nasional dan internasional. “Ini membuktikan bahwa pendidikan holistik yang kami terapkan mampu mengoptimalkan potensi santri secara menyeluruh,” tegasnya.
Keberhasilan PPM Al Kautsar juga mendapat apresiasi dari komunitas pendidikan. Pesantren ini konsisten mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pembentukan generasi berakhlak mulia, berwawasan global, dan kompetitif.
Santri Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Muhammadiyah, Haris Ibnu Fatih, berhasil lolos ke Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025, meneguhkan reputasi pesantren sebagai lembaga pendidikan holistik.
Wakil Ketua PWM Sumbar, Ki Jal Atri Tanjung, menyebut prestasi ini buah dari pembinaan karakter dan sinergi seluruh elemen pesantren. Dimana PPM Al Kautsar juga dikenal konsisten melahirkan santri berprestasi di akademik, seni, dan olahraga.






