MINANGKABAUNEWS.com, BUKITTINGGI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bukittinggi melaksanakan kegiatan pemberian informasi langsung (PIL) kepada masyarakat di wilayah Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat pada Rabu (4/2/2026).
Kegiatan tersebut ditujukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebagai penyelenggara Program JKN, BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat guna memastikan informasi terkait program, alur layanan, serta hak dan kewajiban peserta dapat dipahami dengan baik.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Haris Prayudi, mengatakan bahwa pemahaman masyarakat terhadap Program JKN menjadi faktor penting agar peserta dapat mengakses layanan kesehatan dengan lancar dan sesuai ketentuan.
“Melalui edukasi langsung ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN, termasuk alur pelayanan kesehatan serta berbagai inovasi layanan yang telah kami sediakan. Dengan pemahaman yang baik, manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” kata Haris dalam keterangannya.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyampaikan berbagai informasi terkait pemanfaatan layanan kesehatan, mulai dari pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif, pemanfaatan fasilitas kesehatan tingkat pertama, hingga alur rujukan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi layanan BPJS Kesehatan.
“Dalam PIL kami biasa sampaikan kepada masyarakat bahwa jika merasa ada kekurangan dalam pelayanan kami atau pun di faskes mitra, untuk segera disampaikan dan dilaporkan kepada kami. Nanti tim kami akan langsung tindaklanjuti keluhan tersebut,” tegas Haris.
Dalam PIL, Ia juga mengatakan bahwa tim yang hadir juga turut memperkenalkan kanal layanan non tatap muka yang dapat dimanfaatkan oleh setiap peserta JKN, seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA melalui WhatsApp dan Care Center 165.
“Di era serba digital kepastian dan kemudahan layanan sangat dibutuhkan oleh setiap peserta. Kami juga selalu kenalkan beberapa inovasi kami seperti Aplikasi Mobile JKN, disana ada fitur antrean online di fasilitas kesehatan yang dihadirkan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta sehingga tidak perlu menunggu lama lagi, karena sudah ada estimasi waktunya disana,” jelas Haris.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat. Pemerintah daerah menilai kegiatan edukasi langsung tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program JKN.
Harisantoni, selaku Camat Sasak Ranah Pasisia, menyampaikan apresiasinya terhadap BPJS Kesehatan yang telah hadir langsung memberikan informasi kepada masyarakat.
“PIL ini sangat bagus menurut saya. Karena masyarakat jadi lebih paham akan hak dan kewajibannya sebagai Peserta JKN. Jadi saya mendukung sekali program seperti ini untuk rutin dilakukan,” ungkapnya.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan oleh masyarakat yang hadir. Wewe Yusrila Putri (30) salah seorang Peserta JKN yang mengikuti kegiatan itu mengaku memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait Program JKN, khususnya mengenai alur layanan dan berbagai inovasi yang dapat dimanfaatkan.
“Sebelum PIL ini dilakukan ternyata ada layanan BPJS Keliling juga yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Jadi saat singgah ke booth pelayanan saya menanyakan ke petugas terkait perubahan data bagi bayi baru lahir. Selain langsung melalui petugas, ternyata bisa melalui whatsapp PANDAWA juga, tentu ini informasi yang sangat saya butuhkan,” terang Wewe. (*)






