Warga Kabupaten Solok Terima 480 Voucher Shelter Tools KIT dari DFAT Australia

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG – Dalam program Transisi Pemulihan Bencana di Sumatera Barat oleh PMI, Department of Foreign Affairs and Trade (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan) atau DFAT Australia bantu 480 Voucher Shelter Tools KIT untuk masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana Banjir Bandang tahun lalu.

Sebanyak 480 keluarga dari empat nagari di Kabupaten Solok menerima Voucher Shelter Tools KIT masing-masing senilai Rp. 1.100.000,- (satu juta seratus ribu rupiah). Ke empat nagari tersebut diantaranya Nagari Selayo, Kecamatan Kubung sebanyak 238 kepala keluarga. Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak sebanyak 23 kepala keluarga. Nagari Muaro Pingai Kecamatan Junjung Sirih, sebanyak 144 kepala keluarga dan Nagari Paninggahan sebanyak 76 kepala keluarga.

Voucher tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasangko Tedjo, Perwakilan dari DFAT Australia, Nadhia Dewi dan Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, Selasa (4/8) di Masjid Al-Kautsar, Murao Pingai, Kecamatan Junjung Sirih.

“Alhamdulillah masih ada bantuan untuk kami” ucap Darani (56) salah satu penerima manfaat di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih. Sesuai arahan PMI, voucher tersebut nantinya akan ditukarkan dengan alat-alat pertukangan, pertanian dan perlengkapan rumah tangga atau pecah belah. “Mungkin nanti lebih banyak di alat pertukangan dan pertanian, karena kami mau memperbaiki rumah dan menggarap lagi sawah dan ladang kami” tambahnya.

Sementara itu Camat Junjung Sirih, Roni Rindang Nahar yang ikut dalam seremonial ini mengapresiasi bantuan yang terus berdatangan semenjak terjadinya bencana hingga sampai saat ini. Bantuan yang disalurkan oleh PMI menurut Roni sesuai dan menyentuh kepada kebutuhan masyarakat.

“Dari awal bencana sampai saat ini, kami di Muaro Pingai dan masyarakat Junjung Sirih terus mendapatkan bantuan secara berkelanjutan. Mulai dari penyaluran air bersih, pembangunan sarana air bersih sampai kepada Bantuan Non Tunai ini” terang Roni.

Atas nama masyarakat Junjung Suruh, Roni menyampaikan banyak terimakasih kepada DFAT Australia yang telah berdonasi dan PMI yang membantu menyalurkannya, semoga bantuan lainnya terus berlanjut untuk warga Junjung Sirih.

Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar menegaskan bahwa PMI Provinsi Sumatera Barat bersama PMI Kabupaten / Kota se-Sumatera Barat akan selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan. Datang paling awal dan pulang paling akhir adalah konsep kerja kemanusiaan yang diterapkan oleh PMI.

“Kami meminta agar masyarakat untuk selalu optimis dalam melanjutkan kehidupan, pemerintah pastinya akan terus hadir untuk masyarakat dan kami PMI akan selalu di depan dalam aksi kemanusiaan,” ucap Aristo.

Senada dengan Aristo, Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo juga turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Solok beserta jajarannya yang terus mendukung program-program kemanusiaan yang disalurkan melalui PMI.

“Apresiasi dan penghargaan turut kita berikan kepada seluruh stakeholder di Pemerintahan Kabupaten Solok. Terutama kepada pihak kecamatan dan pemerintah Nagari yang dengan semangat mendukung program yang diberikan oleh PMI kepada masyarakat. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua dalam membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah,” sebut Sasongko. (Tirman)

Related posts