BPJS Ketenagakerjaan Dharmasraya Dorong Kemandirian Ekonomi Ahli Waris Lewat Program PEKA

‎MINANGKABAUNEWS.COM, DHARMASRAYA — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dharmasraya mendorong para ahli waris penerima santunan untuk tidak hanya mengandalkan dana manfaat, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
‎
‎Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA) bertema Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal yang digelar di Ruang Rapat Uzuy Cafe dan Resto, Dharmasraya, Kamis (30/7/2026).
‎
‎Kegiatan itu diikuti para ahli waris penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan, tenaga kerja alih daya, serta jajaran pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dharmasraya. Hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dharmasraya Zul Qifli, bersama praktisi sekaligus penggerak ekonomi lokal, Arjuna Nusantara.
‎
‎Melalui program tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai pemanfaatan potensi sektor pertanian, perkebunan, dan usaha produktif yang dapat dikembangkan sesuai kondisi daerah. Materi juga menekankan pentingnya membangun sumber penghasilan baru yang berkelanjutan.
‎
‎Selain penguatan kapasitas usaha, peserta diberikan edukasi literasi keuangan agar dana santunan yang diterima dapat dikelola secara bijak. Dana tersebut diharapkan menjadi modal produktif untuk membangun atau mengembangkan usaha keluarga.
‎
‎Kepala BPJS Ketenagakerjaan Dharmasraya, Zul Qifli, mengatakan PEKA merupakan wujud komitmen lembaganya dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi penerima program jaminan sosial ketenagakerjaan.
‎
‎”Melalui PEKA ini, kami ingin menunjukkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas, dan penguatan kemandirian penerima santunan manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Dharmasraya,” ujar Zul Qifli.
‎
‎Dia menambahkan, santunan yang diterima ahli waris tidak semata menjadi bantuan sesaat, melainkan dapat menjadi pijakan untuk menciptakan usaha yang mampu menopang kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Arjuna Nusantara sebagai narasumber. Ia dikenal aktif mengembangkan ekonomi mandiri melalui sektor perkebunan, pertanian, serta sebagai kreator konten digital yang konsisten mempromosikan potensi lokal di Kabupaten Dharmasraya.
‎
‎Selain pelatihan pemberdayaan ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan juga menyosialisasikan program Bukan Penerima Upah (BPU). Sosialisasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperluas cakupan kepesertaan secara menyeluruh.
‎
‎Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan berharap para ahli waris memiliki kemampuan mengelola dana santunan secara produktif, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendorong lahirnya usaha-usaha baru yang bertumpu pada potensi lokal dan berkelanjutan. (akg)

Pos terkait