DKV ISI Padang Panjang Siap Dukung Digitalisasi IKM Limapuluh Kota

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perinaker Limapuluh Kota, Fery Chofa, bekerjasama dengan ISI Padang Panjang menggelar Pameran Tugas Akhir mahasiswa di Jorong Koto Baru, Kubang, Kecamatan Guguak , Senin (10/1) kemarin. (Foto: Aking/MKN)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Bertempat di industri Tenun Kubang H Ridwan BY di Jorong Koto Baru, Kubang, Kecamatan Guguak, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia, Padang Panjang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Pameran Tugas Akhir mahasiswanya selama satu hari, Senin (10/1) kemarin.

Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Fery Chofa dan dihadiri oleh beberapa perangkat daerah terkait seperti Kadis Kopperdag UMKM, Ayu Mitria Fadri, Sekretaris Bappelitbang Lysa Anggraeni, Diskominfo dan Disparpora.

Read More

Turut hadir Pembantu Dekan II, Anin Ditto, didampingi KaProdi Desain Komunikasi Visual, Ferry Fernando serta jajaran mahasiswa dan pegiat IKM dan UKM di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Menggelar tema ‘Visualize Your Idea’, pameran ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa dalam bentuk visualisasi gagasan mahasiswa terkait desain komunikasi baik branding, maskot, kemasan, media web sebuah produk dalam bentuk cetak dan digital.

“Kami berharap dengan adanya eksibisi ini dapat memberikan kontribusi nyata dari perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya membantu pelaku usaha dalam menginformasikan sekaligus mempromosikan produknya secara lebih menarik kepada khalayak ramai melalui berbagai media yang ada sehingga mampu meningkatkan kualitas produk dan minat konsumen untuk membeli produk tersebut,” ungkap Anin Ditto.

Dalam gelaran tersebut dapat terlihat secara kasat mata beberapa perbaikan desain komunikasi visual yang telah dilakukan oleh mahasiswa terhadap dua produk, yakni Tenun Kubang H Ridwan BY dan Marni Geneng seperti pembuatan website, media sosial (IG, YouTube), buku katalog produk, poster dan kemasan.

Semua didesain dengan tampilan yang menarik dan memikat mata pengunjung. Luar biasanya, guna memenuhi dan memperluas segmen pasar yang bisa menjangkau kelompok usia milenial, desain perancangan juga turut dibenahi sehingga beragam model tenunan yang biasanya dipakai oleh kaum mapan dan dewasa juga terlihat ngepas dan eye-catching dikenakan oleh kaum muda. Salah satu owner Tenun Kubang, Yulia Rahmi mengakui dan mengamini perbaikan rancangan tersebut.

Dalam sambutannya Kepala Disperinaker Lima Puluh Kota, Fery Chofa menuturkan bahwa event ini merupakan sebuah momen kolaborasi dimana sebuah produk kearifan lokal yang lahir dari tradisi turun temurun yang mengakar menemukan jalannya untuk lebih berkembang dengan inovasi kreatif modern yang dinamis dengan perkembangan zaman, khususnya teknologi informatika melalui desain komunikasi visual.

“Ke depan, kita berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pelaku IKM lainnya dan Pemkab Lima Puluh Kota siap untuk memfasilitasi jalinan kerjasama yang lebih intens lagi dalam rangka pengembangan industri kecil dan menengah dalam skala yang lebih luas,” imbuhnya. (akg)

Related posts