MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA — Partai Gerindra menyalurkan sekitar 3.000 paket bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor DPC Gerindra Limapuluh Kota, Sarilamak, Kecamatan Harau, Rabu (4/3/2026).
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat sebelum didistribusikan ke 13 kecamatan di wilayah itu.
Pada tahap awal, sebanyak 500 paket disiapkan untuk dibagikan langsung, sementara sisanya akan disalurkan secara bertahap melalui struktur partai di tingkat kecamatan.
Ketua DPC Gerindra Limapuluh Kota, Deni Asra, menyampaikan apresiasi atas perhatian Andre terhadap daerah tersebut. Ia menilai kepedulian itu tetap terjaga meski Limapuluh Kota bukan daerah pemilihan Andre.
“Kami berterima kasih atas komitmen beliau membantu masyarakat Sumatera Barat, khususnya Limapuluh Kota. Ini bentuk konsistensi wakil rakyat dalam memperjuangkan daerah,” ujar Deni dalam sambutannya.
Menurut Deni, total bantuan yang dialokasikan mencapai 3.000 paket. Dari jumlah itu, 300 paket diperuntukkan bagi warga sekitar lokasi kegiatan dan 200 paket dibagikan melalui pengurus anak cabang (PAC).
“Sisanya akan kami distribusikan ke seluruh kecamatan agar merata,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Limapuluh Kota, Safni, menyatakan telah bergabung sebagai kader Gerindra. Ia menyebut partai tersebut sebagai kekuatan politik yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah.
“Ke depan kami menargetkan delapan kursi di DPRD Limapuluh Kota,” ujarnya.
Andre menegaskan, meskipun Gerindra tidak memenangkan kontestasi politik di Sumatera Barat, komitmen pembangunan tetap berjalan. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan anggaran sebesar Rp18,9 triliun untuk pemulihan dan pembangunan infrastruktur Sumbar pascabencana.
“Dana itu dialokasikan secara bertahap untuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas publik di 19 kabupaten dan kota,” kata Andre.
Ia menambahkan, pemerintah pusat juga merencanakan pembangunan kembali Pasar Payakumbuh serta pasar di Kabupaten Tanah Datar pada akhir 2026 atau awal 2027.
Selain agenda pembagian bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dialog dengan masyarakat. Sejumlah perwakilan pengurus kecamatan menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur dan akses pendidikan.
Ketua PAC Kecamatan Bukik Barisan, misalnya, menanyakan kelanjutan pembangunan dua jembatan penghubung antarjorong di Nagari Maek.
Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Harau menyoroti kondisi jalan menuju kawasan wisata Lembah Harau yang dinilai masih kurang layak, termasuk ruas sepanjang 300 meter di sekitar area air terjun.
Aspirasi lain datang dari Walinagari Galugua yang meminta percepatan peningkatan jalan provinsi sepanjang sekitar 20 kilometer yang menghubungkan Sialang–Galugua dan berbatasan dengan Provinsi Riau. Warga berharap akses tersebut segera diaspal agar mobilitas ekonomi tidak lagi terhambat.
Dalam bidang pendidikan, sejumlah warga mengeluhkan mahalnya biaya kuliah. Mereka berharap adanya dukungan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), termasuk bantuan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terancam putus studi.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Andre menyatakan pihaknya akan mengoordinasikan kebutuhan tersebut dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait.
Ia mendorong orangtua mahasiswa untuk mengajukan permohonan resmi melalui pemda atau DPRD setempat agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat.
“Kami siap mengawal usulan masyarakat. Silakan ajukan secara administratif, nanti kami dorong bersama agar mendapat perhatian pemerintah pusat,” ujar Andre. (akg)
Gerindra Salurkan 3.000 Paket Sembako di Limapuluh Kota, Andre Rosiade Janjikan Lanjutan Pembangunan






