MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Menjelang musim mudik Lebaran 2026 yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya buka suara terkait strategi jitu mengatasi kemacetan. Bagi Anda para pemudik yang berencana melintasi jalur Padang menuju Bukittinggi atau sebaliknya, ada kabar gembira! Pemprov Sumbar memastikan akan memberlakukan sistem satu arah atau one way di kawasan wisata Lembah Anai yang dikenal rawan macet.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran terkait sudah menyiapkan skema lalu lintas sejak dini. Tujuannya jelas, agar perjalanan pulang kampung masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. “Kami ingin memastikan tidak ada kemacetan panjang yang mengganggu kebahagiaan mudik tahun ini,” ujar Mahyeldi di Padang, baru-baru ini.
Aturan mainnya pun sudah dirilis melalui Pengumuman Gubernur Nomor 550/86/DISHUB-SB/III/2026. Salah satu poin paling krusial adalah pembatasan angkutan barang yang akan dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Jalur-jalur utama seperti Padang–Solok–Kiliran Jao (menuju Jambi) dan Padang–Bukittinggi–batas Riau (di Lima Puluh Kota) akan steril dari truk-truk besar.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani, memaparkan secara rinci bahwa kendaraan yang dilarang melintas adalah mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, truk gandengan, serta kendaraan pengangkut CPO, hasil tambang, dan material bangunan. Namun, jangan khawatir, pasokan sembako tetap aman! Pasalnya, truk pengangkut bahan pokok, BBM, gas, hewan ternak, pupuk, dan logistik bencana masih diperbolehkan beroperasi.
Yang paling dinantikan para pemudik adalah rekayasa lalu lintas di Lembah Anai. Pemerintah akan menerapkan sistem one way berbasis waktu. Pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, arus kendaraan akan dialirkan satu arah dari Padang menuju Padang Panjang. Sebaliknya, pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB, giliran kendaraan dari Padang Panjang menuju Padang yang mendapatkan jalur bebas hambatan. Uniknya, di setiap pergantian arah, petugas akan memberlakukan clearance time atau waktu steril, memastikan jalur benar-benar kosong sebelum arus berikutnya melintas.
“Jalur Lembah Anai akan kami buka 24 jam penuh mulai H-10 hingga H+10 Lebaran. Semua ini demi kenyamanan pemudik,” tegas Dedy. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Jadi, sudah siap mudik tahun ini?






