MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG — Kreativitas dan kemampuan manajerial mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang mendapat panggung melalui pelaksanaan Ragam Musikal 2026 yang digelar di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam, Jumat (12/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk menampilkan karya seni sekaligus mengasah kemampuan mengelola pertunjukan secara profesional.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota yang diwakili Asisten I Setdako I Putu Venda. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang Panjang menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika dan mahasiswa Jurusan Seni Musik ISI yang berhasil menghadirkan sebuah pertunjukan seni melalui pengelolaan yang matang dan terencana.
“Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kepada civitas akademika dan para mahasiswa yang telah menunjukkan kapasitasnya, tidak hanya dalam kemampuan musikal, tetapi juga dalam manajemen dan tata kelola pertunjukan yang profesional,” ujar Venda saat membacakan sambutan Wali Kota.
Menurutnya, Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan dan salah satu pusat pengembangan seni budaya di Sumatera Barat memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga serta mengembangkan ekosistem seni yang kreatif dan berkelanjutan.
Ia menilai keberadaan ISI memiliki peran penting dalam melahirkan generasi seniman sekaligus menjadi motor penggerak kreativitas yang memperkaya kehidupan budaya masyarakat.
“Ragam Musikal 2026 membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan di bidang seni pertunjukan, tetapi juga mampu merancang dan melaksanakan kegiatan berskala profesional dengan manajemen yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut dinilai mampu menghadirkan semangat kolaborasi dan keberagaman melalui perpaduan berbagai unsur seni yang dikemas secara kreatif. Pemerintah Kota, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai ruang ekspresi yang mampu mendorong tumbuhnya kreativitas generasi muda.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta mengharumkan nama Padang Panjang di tingkat yang lebih luas.
Sementara itu, Wakil Rektor III ISI, Dr. Susasrita Loravianti, S.Sn., M.Sn. mengatakan, Ragam Musikal 2026 merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk membentuk mahasiswa menjadi insan seni yang kreatif, adaptif, dan profesional.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pemain musik yang andal, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan dalam mengelola sebuah pertunjukan. Kegiatan ini menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk menguji kompetensi yang telah mereka pelajari,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Pertunjukan Seni Musik, Yade Surayya, M.Sn., para seniman, budayawan, tokoh masyarakat, serta berbagai undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap pengembangan seni dan kreativitas generasi muda di Kota Padang Panjang. (Edi Fatra/ril).






