Wako Sawahlunto: Lawan Tantangan Zaman, Bangun Karakter Generasi Muda Bersama

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Arus informasi, pergaulan bebas, narkoba, sampai krisis moral. Tantangan itu kini mengepung generasi muda. Melihat kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengajak seluruh elemen bangsa membangun benteng karakter secara bersama-sama.

Ajakan itu disampaikan Jeffry saat membuka kegiatan Titian Muhibah Lintas Ormas Islam yang digagas Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto pada Rabu 03/07/2026. Forum silaturahmi ini menjadi ruang tukar gagasan dan penguatan sinergi ormas Islam dalam merespons persoalan sosial kemasyarakatan.

Jeffry menyebut generasi muda hari ini hidup di tengah tekanan yang jauh lebih kompleks dibanding masa lalu. Karena itu, membangun karakter tidak bisa diserahkan ke sekolah atau keluarga saja.

“Anak muda kita sekarang dihadapkan pada arus informasi tanpa batas dan tekanan pergaulan yang berat. Kuat atau rapuhnya karakter mereka akan menentukan arah hidup ke depan. Karakter yang baik akan melahirkan keputusan yang benar dan perilaku yang terpuji,” kata Jeffry di hadapan tokoh agama dan pengurus ormas Islam.

Ia menegaskan pembinaan karakter harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Tidak bisa parsial dan berhenti di satu pihak.

Pemerintah, sekolah, keluarga, surau, masjid, ormas Islam, semua harus satu barisan. Kalau masing-masing jalan sendiri, hasilnya tidak akan optimal. Ini harus gerakan kolektif, tegasnya.

Wawako menilai pendidikan keagamaan dan penguatan nilai-nilai religius adalah instrumen paling strategis untuk menjaga generasi muda dari degradasi moral.

Nilai religius ini bentengnya. Dari sinilah lahir akhlak, integritas, dan ketahanan moral. Kita ingin mencetak SDM Sawahlunto yang cerdas sekaligus beradab. Karena anak cerdas tanpa akhlak berbahaya, tapi berakhlak tanpa ilmu juga kurang daya saing. Keduanya harus sejalan, ujarnya.

Jeffry berharap Titian Muhibah tidak berhenti sebagai forum seremonial. Ia mendorong ormas Islam melahirkan program nyata seperti majelis taklim remaja, literasi digital berbasis nilai, hingga pendampingan keluarga.

Pemko Sawahlunto siap bersinergi dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Investasi terbaik kita ke depan bukan hanya infrastruktur, tapi generasi muda yang berkarakter kuat dan siap membangun daerahnya, tutup Jeffry.(atra)

Related posts