MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Kabar gembira bagi para sarjana pengangguran di Kota Padang! Wali Kota Padang, Fadly Amran, baru saja meresmikan Japan Career Center (JCC) di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (15/4). Pusat karier ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk menekan angka pengangguran lulusan perguruan tinggi yang masih menyentuh angka 9 persen di kota tersebut.
Hadir dalam peresmian itu Rektor UNP Krismadinata, Senior Executive UNP Prof. Ganefri, Presiden Direktur Career Planning Co. Ltd asal Jepang, Hiromichi Makino, serta jajaran pemerintah provinsi dan kota.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengakui bahwa tantangan terbesar Padang saat ini adalah lapangan kerja yang terbatas sementara jumlah lulusan sarjana terus membeludak. “Pemko Padang sangat mengapresiasi hadirnya JCC ini. Kami berharap pusat karier ini menjadi solusi konkret untuk membuka peluang kerja ke luar negeri, khususnya Jepang,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Menariknya, program ini dinilai selaras dengan budaya Minangkabau yang sudah melekat dengan tradisi merantau. Fadly menyebut Jepang sebagai destinasi potensial karena kebutuhan tenaga kerjanya tinggi, ditambah budaya kerja yang disiplin dan profesional. “Ini peluang emas bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” tambahnya seraya menyebut program ini sejalan dengan visi “Padang Juara”.
Sementara itu, Presiden Direktur Career Planning Co. Ltd, Hiromichi Makino, melalui penerjemahnya menyampaikan rasa terima kasih kepada UNP yang bersedia menjembatani talenta muda Indonesia agar bisa berkarier di Jepang secara legal dan terarah. “Para peserta tidak hanya dibekali bahasa Jepang, tetapi juga pemahaman budaya, disiplin, dan etos kerja. Tujuannya agar mereka benar-benar siap dan profesional saat bekerja di Jepang,” jelasnya.
Rektor UNP, Krismadinata, turut menegaskan bahwa kehadiran JCC adalah langkah konkret kampus menjawab tantangan pengangguran lulusan di tengah dinamika global. “Tingginya angka pengangguran bukan karena rendahnya kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya peluang kerja di dalam negeri. Karena itu, UNP mendorong mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, bahasa, dan pemahaman budaya yang memadai untuk bekerja di luar negeri,” tegasnya.
Dengan dibukanya Japan Career Center ini, siapa tahu, gelar sarjana yang selama ini menganggur bisa segera berubah menjadi tiket emas untuk berkarier di Negeri Sakura.




