MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PANJANG – Kontingen Kota Padang Panjang berhasil mengumpulkan 61 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Hingga hari terakhir pelaksanaan, Rabu (14/10), kontingen Kota Serambi Mekkah tersebut meraih 9 medali emas, 17 perak, dan 35 perunggu.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang Panjang, Panji Rangga Warman, S.IP., menyampaikan. Sabtu, (17/10/2026). capaian tersebut merupakan hasil perjuangan para atlet, pelatih, dan official yang telah berupaya maksimal mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Dari 21 cabang olahraga (cabor) yang diikuti, Sambo menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Padang Panjang, dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 11 perunggu. Disusul Hapkido yang mengoleksi 2 emas, 4 perak, dan 5 perunggu.
Prestasi istimewa juga ditorehkan cabang olahraga bola basket yang sukses mempersembahkan medali emas pada nomor 3×3 putra dan 5×5 putra. Capaian ini menjadi sejarah tersendiri bagi kontingen Padang Panjang.
“Yang menjadi hadiah spesial bagi kontingen Kota Padang Panjang adalah medali emas yang dipersembahkan cabang bola basket di kelas 3×3 putra dan kelas 5×5 putra. Ini merupakan capaian tertinggi yang pertama kali diraih kontingen kita,” ungkap Panji.
Selain itu, cabang Petanque turut menyumbangkan 1 emas dan 1 perak. Sementara itu, Binaraga berhasil meraih 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Cabang Judo juga mempersembahkan 1 emas dan 2 perunggu bagi Kota Padang Panjang.
Sejumlah cabang olahraga lainnya turut menyumbangkan medali perak dan perunggu, di antaranya Biliar, Pencak Silat, Karate, Pordasi Berkuda Memanah, Panjat Tebing, Balap Sepeda, Angkat Besi, Atletik, dan Taekwondo.
Panji menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah berjuang membawa nama Padang Panjang dalam kompetisi tersebut.
“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan yang dialami, baik selama persiapan, keberangkatan, maupun pertandingan, kontingen kita masih mampu memberikan yang terbaik dan menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Padang Panjang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan cabang olahraga yang belum berhasil menyumbangkan medali agar menjadikan Porprov XVI sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan persiapan, pembinaan, dan kualitas atlet menghadapi Porprov mendatang.
Wawako Apresiasi Perjuangan Kontingen.
Secara terpisah, Wakil Wali Kota Padang Panjang yang juga Ketua Kontingen Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para atlet, pelatih, official, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapara), serta jajaran pengurus KONI yang telah bekerja keras selama pelaksanaan Porprov.
Menurutnya, perjuangan kontingen patut diapresiasi karena mampu memberikan hasil terbaik bagi daerah meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada atlet, pelatih, dan official, termasuk Dinas Porapara beserta jajaran pengurus KONI. Dengan segala keterbatasan yang dialami, semuanya masih mampu berbuat yang terbaik untuk Padang Panjang,” ujar Allex.
Allex juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kontingen karena belum berkesempatan mengunjungi setiap lokasi pertandingan selama Porprov berlangsung.
Ia menjelaskan, kesibukan pekerjaan membuat dirinya tak dapat mendatangi seluruh arena pertandingan yang tersebar di 12 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Karena kesibukan pekerjaan, saya tak sempat mendatangi satu per satu lokasi pertandingan yang tersebar di 12 kabupaten dan kota. Namun, hal itu tidak mengurangi semangat kontingen untuk tetap memberikan yang terbaik bagi daerah. Sekali lagi, saya mohon maaf. Salam olahraga!” tuturnya.
Kontingen Kota Padang Panjang pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 diperkuat 173 atlet serta 53 pelatih dan official. Mereka mengikuti 21 cabang olahraga yang dipertandingkan sejak 2 hingga 14 Oktober 2026.
Perolehan 61 medali tersebut menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga Padang Panjang. Ke depan, evaluasi dan penguatan pembinaan diharapkan mampu meningkatkan daya saing atlet sehingga prestasi yang diraih semakin baik pada ajang Porprov berikutnya.(Edi Fatra).







