MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH — Suasana religius menyelimuti Masjid Arafah, Kelurahan Sungai Pinago, Kamis (13/3/2026) malam. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema saat warga memadati masjid dalam pembukaan lomba keagamaan tingkat Luhak Nan Tigo.
Kegiatan tersebut meliputi lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30, azan, serta tilawah qari dan qariah. Perlombaan menjadi bagian dari syiar Ramadan 1447 Hijriah yang melibatkan anak-anak dan remaja dari berbagai daerah.
Acara pembukaan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman. Kehadiran pimpinan daerah itu disambut antusias masyarakat yang telah memenuhi area masjid sejak selepas shalat tarawih.
Dalam sambutannya, Elzadaswarman menekankan bahwa perlombaan bernuansa keagamaan bukan sekadar ajang kompetisi. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan ketakwaan, bukan hanya bagi peserta lomba, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang hadir,” kata Elzadaswarman.
Menurut dia, aktivitas religius memiliki peran strategis dalam membentengi moral generasi muda. Terutama di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang bergerak cepat.
Ia menilai derasnya arus digitalisasi perlu diimbangi dengan penguatan nilai keagamaan. Kegiatan syiar Islam, katanya, dapat menjadi pengingat agar generasi muda tetap berpijak pada ajaran agama.
“Di tengah tantangan zaman dan kuatnya pengaruh digital, kegiatan seperti ini menjadi pengingat sekaligus pembatas agar generasi muda tetap berpegang pada nilai agama,” ujarnya.
Selain memperkuat spiritualitas, pemerintah daerah juga memandang kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan sosial antarwarga. Momentum Ramadan dinilai tepat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Pemerintah Kota Payakumbuh turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara. Keterlibatan aktif kalangan muda dinilai memberi optimisme terhadap keberlanjutan syiar keagamaan di masa mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi generasi muda sebagai panitia dan peserta. Ini memberi harapan besar bagi masa depan daerah,” tutur Elzadaswarman.
Perlombaan dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan peserta dari berbagai wilayah Luhak Nan Tigo. Sejumlah pejabat daerah, pengurus masjid, tokoh agama, serta orang tua peserta turut menghadiri pembukaan kegiatan. (akg)






