MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG – Empat bakal calon Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang memaparkan visi, misi, dan program kerja dalam tahapan pemilihan Rektor ISI Padangpanjang periode 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Rektorat ISI Padangpanjang, Kamis (16/7/2026), dan disaksikan sivitas akademika kampus.
Keempat bakal calon yang menyampaikan gagasannya masing-masing adalah
Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., yang saat ini menjabat sebagai Rektor ISI Padangpanjang.
Dr. Irwan, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Padangpanjang.
Dr. Yandri, S.Sn., M.Sn., dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain.
Dr. Riswel Zam, S.Sn., M.Sn., Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Padangpanjang.
Dalam pemaparannya, Dr. Febri Yulika mengusung visi “Mewujudkan Institut Seni Indonesia sebagai pusat peradaban seni dan kebudayaan Nusantara yang unggul, inovatif, berdaya saing global, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.”
Sementara itu, Dr. Irwan menawarkan visi “Menjadikan ISI Padangpanjang sebagai kampus seni yang berdampak bagi masyarakat dengan melahirkan seniman akademik unggul, berdaya saing global, dan kontributif bagi pembangunan.”
Dr. Yandri mengusung visi “Menjadi perguruan tinggi seni sebagai pusat seni budaya Melayu Nusantara yang profesional, unggul, berbudaya, dan berdaya saing global dalam bidang akademik dan tata kelola.”
Sedangkan Dr. Riswel Zam membawa visi “Menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global yang menghasilkan ilmuwan dan entrepreneur berbasis seni budaya pada tahun 2044.”
Penyampaian visi dan misi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan Rektor ISI Padangpanjang.
Melalui forum tersebut, masing-masing calon memaparkan arah kebijakan, strategi pengembangan institusi, serta komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola perguruan tinggi, dan pelestarian seni budaya Nusantara agar mampu bersaing di tingkat internasional. (Edi Fatra).






