Musyawarah Nagari Tabek Patah Dihadiri Tiga Kepala Dinas

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR- Musyawarah Nagari (MusNa) Nagari Tabek Patah, kecamatan Salimpaung yang dilaksanakan pada Senin (1/8/2022)

H.Krisman, Dt. Rajo Nan Kayo Wali Nagari Tabek Patah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang hadir di Musyawarah Nagari Tabek Patah, ini suatu kehormatan besar bagi kita karena semua kehormatan besar bagi masyarakat nagari Tabek Patah karena dihari lansung 3 orang kepala dinas Kabupaten Tanah Datar yaitu Kadis Pariwisata, Plt. Kadis Pertanian, dan Kadis Koperindag Tanah Datar.

Read More

“Ada beberapa hal yang akan disampaikan pada Musnag kali ini. Pertama-tama, banyak kegiatan sebelumnya terhenti karena pengalihan untuk menangani Covid-19. Untuk itu mari kita usulkan kembali mana skala prioritas tahun 2022 untuk tahun 2023” ucap Krisman.

Lebih lanjut Wali Nagari juga menyampaikan permintaan maaf kepada para undangan karena ruangan Musyawarah yang sempit. Dan dalam RKP 2022 sudah dianggarkan untuk perluasan kantor Wali Nagari.

Plt Kadis Pertanian Sri Mulyani, dikesempatan itu mengatakan kita harus mendukung 10 program Bupati bersama Wabup, 4 di antaranya adalah ada di Dinas Pertanian yaitu: bajak gratis, asuransi ternak dan padi, serta perbaikan irigasi, pupuk bersubsidi.

“Kalau bicara bajak gratis.Tentu kita terlebih dahulu harus tergabung dalam kelompok tani, bagi masyarakat yang belum terdaftar di DTKS dan Simultan tetap bisa menikmati layanan bajak gratis” ujar Sri

Dalam Layanan Program Bajak Gratis terdapat tiga pola. 1.Peminjaman Alat Mesin Pertanian atau Alsintan oleh Brigade, dimana seluruh pembiayaan yang ditanggung pemerintah daerah. 2. Pemberdayaan Alsintan kelompok tani, dimana Alsintan disediakan kelompok tani dan untuk biaya seluruh biaya yang ditanggung Pemerintah Daerah. 3. Peminjaman Alsintan Brigade yaitu Alsintan dipinjamkan atau disediakan Pemerintah Daerah dengan biaya yang ditanggung oleh kelompok tani.

“Asuransi ternak dan padi, bagi masyarakat yang memiliki ternak bisa dibantu seperti hilang atau meninggal, tapi ini berlaku bagi ternak yang produktif yaitu sapi betina, tidak berlaku bagi sapi jantan.

Begitu juga dengan padi, andai hilang atau kena musibah bisa di klaim, silahkan tanyakan langsung kepada dinas pertanian tentang Asuransi ini.

Soal pupuk bersubsidi sekarang memang di kurangi seluruh Indonesia bukan di Tanah Datar saja, masyarakat harus bijaksana pupuk, pergunakan pupuk kompos, masalah irigasi pemerintah akan selalu membenahi,” Kata Plt Kadis Pertanian Sri Mulyani.

Turut hadir pada Musnag Nagari Tim Musrembang Kabupaten, Kadis Pariwisata Hendri Agung Indrianto, Plt. Kadis Pertanian Sri Mulyani, Kadis Koperindag Hendra Setiawan, Forkopinca, Camat Salimpaung Heru Rahman, Wali Nagari Tabek Patah H, Ketua BPRN, Ketua KAN, Ninik mamak, Bundo Kadang, pra peserta Musyawarah Nagai dan undangan lainnya. (Mi)

Related posts