Sambutan Tak Biasa! Gubernur Mahyeldi Kenakan Deta dan Sal Batik ke Menteri Agama, Suasana Haru Penuh Budaya Minang

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PARIAMAN — Suasana kehangatan langsung terasa di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Selasa (28/4/2026). Bukan sekadar jabat tangan biasa, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut kedatangan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dengan sentuhan adat yang begitu kental.

Begitu Menteri Nasaruddin melangkah masuk, Mahyeldi dengan penuh hormat memasangkan deta—penutup kepala khas Minangkabau—di kepala sang tamu. Tak cukup sampai di situ, ia juga mengalungkan sal batik (kain batik khas) sebagai simbol penghormatan tertinggi. Senyum merekah di wajah Menteri Agama, seraya merasakan langsung keramahan Ranah Minang.

“Selamat datang di Sumatera Barat, Pak Menteri,” sapa Mahyeldi hangat.

Ternyata, kunjungan Menteri Agama kali ini bukan sekadar seremonial. Ia hadir untuk meresmikan Gedung Kuliah Terpadu, memberikan kuliah umum, sekaligus membina Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Gubernur pun menilai momen ini sebagai penguat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam memajukan pendidikan Islam dan menciptakan ASN berintegritas.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi dorongan besar bagi kami,” ujar Mahyeldi penuh optimisme.

Di sela penyambutan yang sarat nilai budaya itu, Menteri Agama juga dijadwalkan memberikan arahan khusus kepada para akademisi dan ASN. Tujuannya jelas: memperkuat profesionalisme dan pelayanan publik yang bersih. Turut mendampingi Gubernur, sejumlah pejabat seperti Asisten I Ahmad Zakri, Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar, serta jajaran civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Suatu kunjungan yang tak hanya resmi, tapi juga menyentuh hati.

Related posts