Silek Tuo, Tradisi Minangkabau Dilestarikan Rang Solok

MINANGKABAUNEWS, SOLOK KOTA – Silek Tuo merupakan budaya ranah Minangkabau dimana pada setiap daerah memiliki tradisi yang bernama silek. Silek yang semasa bahulu banyak diajarkan di Langgar, Surau, Mushola, kini mulai hilang karena silek tersebut tidak lagi diajarkan di Surau.

Surau dan sileknya bahkan nyaris ditinggalkan disebabkan desakan kemajuan zaman dan perkembangan tekhnologi, sehingga silek bukan lagi sebuah kebutuhan tapi tinggal hanya sebagai tradisi dan budaya yang ditampilkan saat acara besar, seperti RSBG ini.

Pertunjukan Silek Tuo di RSBG 2026 menampilkan 30 sasaran silek dari Kota Solok dan daerah sekitarnya dalam rangkaian kegiatan Rang Solok Baralek Gadang di Lapangan Merdeka, Senin (11/10/2026).

Kegiatan diawali dengan prosesi “badatuak”, sebagai bagian dari tradisi adat Minangkabau yang sarat makna dan nilai-nilai budaya. Pertunjukan Silek Tuo ini menjadi wadah untuk memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus memperkenalkan nilai-nilai adat dan tradisi kepada generasi muda.

Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra berharap melalui kegiatan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) diharapkan tradisi Silek Tuo terus lestari dan menjadi bagian penting dari identitas budaya Minangkabau, sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Kota Solok melalui perhelatan Rang Solok Baralek Gadang.***

Pos terkait