SMKN 1 Lubuk Sikaping Gelar Workshop Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja

  • Whatsapp

Pasaman, Minangkabaunews.com – Dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran dan lulusan, SMKN 1 Lubuk Sikaping mengadakan Workshop Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja.

Workshop ini dilaksanakan pada Senin-Rabu, 24-26 Juli 2023. Kegiatan yang bertempat di kampus SMKN 1 Lubuk Sikaping ini, diikuti oleh sekitar 60 guru sebagai peserta dan dibuka wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Arni Lusi, S.Pd.

Arni Lusi mewakili kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembahasan workshop meliputi pembahasan kurikulum berbasis dunia kerja, pembuatan rancangan PKL untuk siswa, pembuatan rancangan pembelajaran berbasis projek, dan pembahasan struktur MoU antara sekolah dan dunia kerja. Sementara itu, output yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah terciptanya kurikulum yang sesuai dengan dunia kerja, ada rancangan PKL dan pembelajaran berbasis project, serta adanya MoU atau kesepakatan kerja sama antara sekolah dan dunia kerja.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dengan narasumber dari dunia kerja. Tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan dari dunia kerja mengenai TP atau tujuan pembelajaran yang harus dihadirkan di sekolah. Pada sesi ini, setiap program keahlian atau jurusan berdiskusi langsung dengan narasumber dari bidang terkait.

Narasumber untuk program keahlian Pemasaran adalah Yudi Siswanto, Store General Manager Transmart Padang. Untuk program keahlian Manajemen Perkantoran ada Afrialiani, S.E., Kepala HRD CV Karya Indah Makmur Pekanbaru. Sementara itu, untuk program keahlian kuliner, narasumbernya adalah Chef Fadjar Parulian Adisaputra dari iiBumi Ice Coffe and Resto. Narasumber untuk program keahlian Perhotelan adalah Ahmad Ramadi, S.ST. M.Par., Supervisor Hotel Truntum Padang. Ada juga Metri Yulia dari Pimpinan BNI KCP Lubuk Sikaping, sebagai narasumber program keahlian Akuntansi. Selanjutnya, dari DPP Inkindo Sumbar, Achir Ramadhan dan Ferdian Asman sebagai narasumber untuk program keahlian DPIB. Untuk program keahlian busana, dihadiri oleh Berry Mirsha, pemilik House of Berry Mirsha. Yang terakhir, untuk program keahlian PPLG yaitu Firmansyah, software enginer dari CV Inakri Creative.

Pada hari berikutnya, pembahasan workshop berfokus pada pembuatan rancangan PKLPKL yang dipandu Koordinator PKL Deti Isnayetti, S. Pd. Dalam hal ini, pihak sekolah juga meminta masukan dari dunia kerja untuk membuat tujuan pembelajaran arau TP PKL. TP-TP ini memuat berbagai kompetensi yang harus dikuasai peserta didik selama PKL, baik softskill maupun hardskill. Setelah berhasil membuat rancangan tujuan pembelajaran PKL, setiap wakil program keahlian mempresentasikan hasilnya dan mendapat tanggapan dari peserta lain.

Pada hari terakhir, kegiatan diakhiri dengan penandatangan MoU atau kesepakatan kerja sama antara pihak sekolah dan dunia kerja. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih sesuai dengan dunia kerja. (Verdi)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts