Terungkap! 13 Formatur Pilihan Kader Nasyiatul Aisyiyah, Siap-Siap Lahir Pemimpin Baru yang Menginspirasi!

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, SURAKARTA — Malam itu, detik-detik menjelang pukul 23.30 WIB, seluruh mata tertuju pada layar besar di Puri Nalendra Ballroom Hotel Lorin Syariah, Surakarta. Suasana hening berubah menjadi gemuruh ketika angka-angka suara mulai bergulir—855 peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah baru saja menyelesaikan tugas bersejarah mereka: memilih 13 formatur penerus estafet kepemimpinan periode 2026–2030.

Proses pemungutan yang berlangsung dari pukul 20.40 hingga 23.30 WIB itu berjalan tertib dan disiplin. Dengan sistem e-voting yang canggih, total 11.115 suara sah berhasil terkumpul—sebuah angka yang menunjukkan antusiasme dan tanggung jawab besar para kader dalam menentukan arah organisasi perempuan Muhammadiyah ini ke depan.

Perjalanan menuju malam penetapan formatur ini sendiri tidaklah pendek. Dari 68 kader yang semula masuk dalam daftar calon sementara, Sidang Tanwir ke-3 menyaringnya menjadi 39 calon tetap. Dan dari 39 nama kuat itu, akhirnya terpilih 13 perempuan yang dipercaya untuk duduk sebagai formatur.

Nama Monica Subastia melesat di puncak perolehan suara dengan 725 dukungan, disusul Desi Ratna Sari dengan 680 suara, dan Syahdara Anisa Makruf yang meraih 675 suara. Mereka bertiga menjadi magnet utama dalam kontestasi kali ini. Namun yang menarik, deretan nama berikutnya seperti Uswatun Hasanah Sain (661), Sumarni Susilowati (651), hingga Dwi Setyowati (604) menunjukkan persaingan yang ketat namun penuh kekeluargaan.

Tujuh nama lainnya melengkapi daftar: Oom Komariah (569), Dwi Astuti (556), Mutmainnah (541), Rini Marlina (527), Fatihah Nur (514), Lia Karisma Saraswati (444), dan Lesti Kaslati Siregar (380) yang tetap dipercaya meski dengan angka minimal.

Kini, setelah formatur terpilih, babak baru justru dimulai. Mereka akan segera menggelar musyawarah internal untuk menentukan satu nama sebagai Ketua Umum dan satu nama sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah. Siapa yang akan duduk di kursi tertinggi? Semua mata kini menunggu keputusan dari 13 perempuan pilihan ini—karena masa depan organisasi perempuan terbesar di Indonesia ada di tangan mereka.

Related posts