MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang tak hanya sukses menyehatkan generasi muda, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmennya untuk memastikan program unggulan nasional ini memberikan dampak luas bagi masyarakat lokal.
Dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG di Aula Bagindo Aziz Chan, Rabu (17/6/2026), Fadly Amran menyampaikan visi besarnya: menjadikan rantai pasok MBG sebagai ekosistem yang memberdayakan petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM Padang. “Standardisasi bahan baku harus kita perkuat agar pasar tradisional dan produsen lokal bisa menjadi pemasok utama yang memenuhi standar gizi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dengan 72 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi—atau 75 persen dari target 96 SPPG—kota Padang menunjukkan pencapaian impresif. Fadly optimistis sisa 24 SPPG akan rampung dalam 2-3 bulan ke depan. “Ini bukan sekadar program makan, tapi gerakan ekonomi dan kesehatan yang menyeluruh,” tegasnya.
Orang nomor satu di Padang itu juga menginstruksikan seluruh SPPG untuk bersiap menghadapi sistem penilaian dari Badan Gizi Nasional. Ia menginginkan setiap dapur MBG meraih standar terbaik dalam mutu layanan, kebersihan, keamanan pangan, hingga pengelolaan operasional.
Tak lupa, Fadly memastikan ketersediaan air bersih melalui koordinasi dengan Perumda Air Minum dan OPD terkait. Ia juga mengingatkan para pengelola SPPG untuk mematuhi regulasi tata kota dalam pembangunan gedung dan pemanfaatan lahan.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang sekaligus Sekretaris Satgas MBG, Alfiadi, menambahkan bahwa evaluasi rutin bulanan terus dilakukan. “Kami kawal kualitas dari hulu ke hilir, sejalan dengan semangat Program Unggulan Padang Juara,” ujarnya.
Rapat yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Koordinator SPPG Wilayah Padang, Utami Yuliani Amir, perwakilan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru, Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sumbar Ikrar Abdi, Kepala BPS Padang Dessi Febriyanti, serta jajaran asisten dan kepala OPD. Kehadiran para direktur utama dan mitra yayasan SPPG semakin memperkuat sinergi demi keberlanjutan program yang membanggakan ini.
Dengan langkah strategis ini, Padang tak hanya berkomitmen mencetak generasi sehat, tetapi juga membuktikan bahwa program nasional bisa berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Padang Juara, MBG Berjaya!






