MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Pemerintah Kota Padang tak main-main dalam membekali para ujung tombak keamanan kampung. Kali ini, giliran Dubalang Kota yang mendapat suntikan kuat berupa pemahaman hukum mendalam. Bukan sekadar jaga malam, mereka kini dipersiapkan jadi pengayom masyarakat yang paham aturan, profesional, dan tidak bertindak seenaknya sendiri.
Kegiatan penguatan kapasitas ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung jajaran penting Kota Padang. Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail, menegaskan bahwa bekal hukum sangat krusial di tengah dinamika sosial yang terus berubah dan regulasi yang kian kompleks.
“Para Dubalang Kota perlu terus meningkatkan pengetahuan hukumnya. Mereka harus paham bentuk-bentuk pelanggaran di masyarakat dan bisa bertindak sesuai koridor yang benar,” ujar Tarmizi dalam acara yang turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Syahendri Barkah dan Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Koswara.
Menurut Tarmizi, tanpa pemahaman hukum yang mumpuni, seorang Dubalang bisa salah langkah. Padahal, mereka adalah benteng pertama yang diharapkan mampu mendeteksi dini potensi gangguan, sekaligus menjaga ketertiban dengan cara yang tepat.
Sementara itu, Syahendri Barkah menilai program penguatan ini sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menciptakan stabilitas sosial. “Dengan kapasitas yang terus diasah, Dubalang Kota bisa menjadi mata dan telinga pemerintah di tingkat bawah. Deteksi dini terhadap pelanggaran hukum akan lebih cepat dan akurat,” jelasnya.
Puncak pernyataan penting datang dari Kajari Padang, Koswara. Ia dengan tegas menyebut bahwa pemahaman hukum adalah bekal utama yang tak bisa ditawar. “Dubalang Kota adalah ujung tombak keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan bekal hukum yang baik, mereka akan optimal bekerja dan memberi rasa aman bagi warga. Mereka harus paham tugas dan kewenangannya, jangan sampai over acting atau malah ragu bertindak,” tegas Koswara.
Harapannya, setelah penguatan ini, para Dubalang Kota tak hanya sigap, tapi juga bijak. Mereka diharapkan semakin profesional, mampu membedakan mana pelanggaran ringan dan berat, serta menjadi garda terdepan yang disegani sekaligus dicintai warganya. Menuju Kota Padang yang aman, tertib, dan taat hukum, satu Dubalang di satu waktu.






