Wali Kota Padang Bongkar Rahasia Sukses Jadi Pemimpin Berintegritas di Depan Mahasiswa Unand

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Pengalaman berorganisasi sejak usia muda menjadi salah satu bekal Wali Kota Padang Fadly Amran dalam membangun kepemimpinan. Di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Andalas (Unand), ia membagikan pengalamannya sekaligus mengajak generasi muda mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.

Pesan tersebut disampaikan Fadly dalam ajang Indonesia Punya Kamu yang digelar Unand berkolaborasi dengan Garuda TV di Auditorium Unand, Selasa (15/9/2026). Dalam sesi diskusi interaktif bertajuk “Think +” yang dimoderatori Yuliandre Darwis, Fadly tampil bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Kepala BPOM Taruna Ikrar.

Fadly mengatakan, pengalaman berorganisasi memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar menghadapi persoalan nyata, membangun jejaring, sekaligus memahami kebutuhan masyarakat. Pengalaman tersebut menurutnya turut membentuk cara berpikir dan kedewasaan dalam mengambil keputusan.

Ia mengungkapkan pernah aktif di sejumlah organisasi, antara lain Junior Chamber International (JCI), KNPI Kota Padang, KNPI Sumatra Barat, HIPMI, dan KADIN. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya hingga dipercaya memimpin Kota Padang Panjang dan kini Kota Padang.

“Organisasi itu mendewasakan, dan saya pun juga bisa meng-influence anak-anak muda di sekitar saya untuk bekerja dengan hati, dengan sejujurnya, dan menjadi pemimpin-pemimpin yang dapat memberikan manfaat,” ujar Fadly.

Menurut Fadly, kepemimpinan dalam pemerintahan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan mengambil keputusan. Seorang pemimpin juga harus memiliki prinsip, keberanian menyampaikan kebenaran, sekaligus kesediaan mendengar dan hadir di tengah masyarakat.

Prinsip tersebut ia kaitkan dengan pelaksanaan pemerintahan melalui Program Unggulan Padang Amanah. Pemerintah, katanya, memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat yang nyata.

“Pemerintahan itu harus dijalankan dengan amanah, dengan ketulusan. Kita juga harus berani menyampaikan yang benar dan mau mendengar, mau hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kepada mahasiswa, Fadly menekankan pentingnya memanfaatkan masa kuliah untuk membangun kapasitas diri. Menurutnya, kebutuhan bangsa ke depan bukan hanya generasi muda yang memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga mampu membaca persoalan di sekitarnya dan mengambil peran untuk menyelesaikannya.

“Yang kita inginkan hari ini adalah anak-anak muda yang bukan hanya pintar, tetapi juga peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap sesama, serta tahu bahwa bangsa ini sedang membutuhkan mereka,” katanya.

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah kebutuhan regenerasi kepemimpinan yang tidak hanya berlangsung di pemerintahan, tetapi juga di dunia usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai sektor pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Fadly juga memaparkan arah pengembangan Kota Padang melalui sektor gastronomi. Pemerintah Kota Padang tengah mendorong kota tersebut masuk dalam jejaring kota kreatif UNESCO pada bidang gastronomi.

Menurut Fadly, gastronomi tidak sebatas pengembangan kuliner sebagai produk pariwisata. Sektor tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas destinasi, sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Kita berharap pengembangan gastronomi mampu mendorong UMKM naik kelas, sekaligus meningkatkan standar dan kualitas destinasi maupun usaha kuliner di Kota Padang, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Pengembangan gastronomi tersebut sekaligus diarahkan untuk mengangkat kekayaan kuliner dan potensi lokal Kota Padang agar memiliki nilai ekonomi dan daya saing yang lebih kuat.

Melalui dialog bersama mahasiswa, Fadly tidak hanya berbagi perjalanan kepemimpinan, tetapi juga memperkenalkan bagaimana pengalaman generasi muda, integritas, kepedulian sosial, dan inovasi ekonomi dapat menjadi bagian dari pembangunan kota.

Pos terkait