Bawaslu Limapuluh Kota Perkuat Pengelolaan dan Kinerja Kehumasan untuk Dorong Transparansi Publik

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA — Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) terkait pengelolaan kehumasan, peliputan, dokumentasi dan informasi publik, di aula kantor setempat, Senin (20/4/2026).

‎Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Limapuluh Kota, serta menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, sebagai narasumber utama.

‎Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Limapuluh Kota, Dapit Alexsander, memaparkan perkembangan kinerja kehumasan lembaganya dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai menunjukkan tren peningkatan.

‎Menurut Dapit, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah publikasi yang diunggah melalui berbagai kanal media sosial resmi Bawaslu Limapuluh Kota. Hal itu menjadi indikator adanya penguatan fungsi kehumasan dalam mendukung tugas pengawasan.

‎“Capaian yang sudah dilakukan menjadi dasar untuk terus meningkatkan kinerja kehumasan agar lebih baik dan maksimal ke depannya,” ujar Dapit dalam paparannya.

‎Adapun Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, Yoriza Asra, turut mengapresiasi kinerja tim humas yang dinilai semakin berkembang. Ia menilai peningkatan tersebut harus dibarengi dengan perbaikan berkelanjutan melalui evaluasi internal.

‎Ia menekankan pentingnya sinergi antar divisi agar setiap unit kerja aktif menyuplai informasi kepada tim kehumasan sebagai bahan publikasi.

‎“Komunikasi lintas divisi perlu diperkuat agar konten yang disampaikan lebih kaya dan representatif,” kata Yoriza.

‎Sementara itu, Muhammad Khadafi menegaskan bahwa aktivitas kehumasan tidak boleh bersifat musiman atau hanya aktif saat tahapan pemilu berlangsung. Menurutnya, fungsi kehumasan harus berjalan konsisten sepanjang waktu.

‎Khadafi menjelaskan, setiap konten yang dipublikasikan sebaiknya memuat narasi yang mencerminkan kinerja lembaga. Hal ini penting sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat luas.

‎“Setiap publikasi harus edukatif dan informatif yang disertai dengan kalimat yang menggambarkan kinerja Bawaslu. Sehingga masyarakat dapat memahami peran dan capaian yang sudah dilakukan,” ujarnya.

‎Ia juga mendorong seluruh sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu untuk berperan aktif sebagai bagian dari kehumasan, salah satunya dengan membagikan ulang informasi resmi melalui media sosial masing-masing.

‎Melalui kegiatan itu, Bawaslu Limapuluh Kota menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran kehumasan sebagai garda terdepan dalam membangun transparansi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. (akg)

Related posts