MINANGKABAUNEWS.com, AGAM — Duka masih menyelimuti Jorong Arikia, Kabupaten Agam, pasca bencana tanah longsor yang melanda. Menanggapi musibah ini, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat, Ny. Dianita Maulin Vasko, secara langsung mendatangi lokasi untuk meninjau kondisi dan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak, Selasa (9/12/2025).
Kedatangan Dianita di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, ini turut didampingi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam, Ny. Maya Muhammad Iqbal, serta Wali Nagari setempat, Azino Parman. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas untuk melihat dari dekat keadaan masyarakat pascabencana.
“Kami datang untuk meninjau dan menyerahkan bantuan, sekaligus memastikan kondisi saudara-saudara kita di sini. Alhamdulillah, semangat mereka tetap terpelihara di tengah cobaan ini,” ujar Dianita dengan penuh empati.
Bantuan yang diserahkan berupa paket kebutuhan praktis seperti pakaian untuk pria, susu, dan popok bayi. Meski sederhana, bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang ditanggung korban. Dianita juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan ketabahan bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan, agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal.
“Mari kita berdoa semoga semua kehilangan, baik jiwa maupun harta, digantikan dengan yang lebih baik. Yang terpenting, masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Wali Nagari Dalko, Azino Parman, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari BKOW Sumbar. “Terima kasih atas kunjungan dan kepedulian Ibu Dianita beserta rombongan. Semoga ini menjadi amal kebaikan dan dapat meringankan duka warga kami,” kata Azino.
Ia juga menjelaskan skala kerusakan yang terjadi. Bencana tersebut telah mengakibatkan 16 rumah terdampak dengan rincian 7 rumah rusak ringan, 4 rumah rusak berat, dan 5 rumah hilang tertimbun. Sebanyak 25 jiwa terdampak, dengan korban jiwa meninggal dunia sebanyak 4 orang. Menghadapi dampak yang parah ini, Pemerintah Nagari berharap dapat segera diupayakan hunian sementara atau relokasi ke lokasi yang lebih aman bagi para penyintas.
Kunjungan dan penyaluran bantuan di Jorong Arikia ini menandai titik ketiga aksi kemanusiaan BKOW Sumbar pascabencana yang seluruhnya berfokus di wilayah Kabupaten Agam, menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan.






