11 Kasus DBD Terdeteksi di Balai Ahad, Puskesmas Lubas Lakukan Fogging

MINANGKABAUNEWS– Sebanyak 11 kasus demam berdarah dengue (DBD) tercatat di kawasan Jorong Balai Ahad, Nagari Lubuk Basung (Lubas), Kabupaten Agam. Kasus tersebut mendorong Pemerintah Nagari Lubuk Basung mengambil langkah pengendalian dan pencegahan dengan melakukan fogging di lingkungan pemukiman warga, Kamis (1/10).

Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra Dt Batuah mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu langkah menekan populasi nyamuk Aedes Aegypti dewasa yang diketahui sebagai serangga penular penyakit DBD. Untuk itu, fogging dapat membantu memutus mata rantai penularan di kawasan setempat.

Bacaan Lainnya

“Pengasapan ini merupakan langkah bersama untuk mengendalikan penularan DBD. pengasapan ditujukan untuk memberantas nyamuk dewasa yang berpotensi membawa dan menularkan virus dengue kepada warga lainnya,” katanya.

Meski begitu, masyarakat diminta untuk tidak menjadikan fogging sebagai langkah alternatif pencegahan. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin lingkungan rumah atau tempat tinggal dinilai penting agar potensi berkembangnya serangga tersebut dapat dikurangi.

Sementara, tokoh masyarakat Balai Ahad, Marjoni meminta warga agar ikut menjalankan sejumlah langkah pencegahan yang telah dianjurkan pemerintah dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mendaur ulang (3M plus).

“3M plus dilakukan dengan menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat wadah yang digunakan untuk menampung air dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” katanya.

Di sisi lain, Bidan Desa Balai Ahad, Sri Gumala Sari mengatakan, saat ini tercatat 11 kasus DBD di kawasan setempat. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan ke petugas kesehatan apabila menemukan warga gejala yang mengarah pada DBD.

“Keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam pencegahan, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi pengembangbiakan nyamuk pembawa penyakit ini,” ulasnya.

Dalam kegiatan fogging tersebut, Puskesmas Lubuk Basung mengerahkan dua orang petugas. Kegiatan itu juga turut dihadiri Walijorong Balai Ahad, David Richar Zoni, serta Tenaga Surveilans, Nola Fitria.

Pos terkait