Gaspol Nikki Lauda dari Padang: PPP Tancap di Jalur Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG – Dengan gaya yang tenang tapi penuh determinasi, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang, Nikki Lauda Hariyona, memimpin langsung Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PPP Padang yang dikemas dengan pendidikan politik di Hotel Truntum, 7–8 Oktober 2025.

Namun, di balik forum yang tampak formal itu, terselip pesan politik yang dalam: PPP Padang bersiap tancap gas menyongsong Pemilu 2029.

“Ini bukan sekadar acara seremonial,” tegas Nikki dalam sambutannya. “Ini ruang untuk memperkuat silaturahmi, berkolaborasi, dan berkoordinasi. Kita harus rapatkan barisan menghadapi tantangan ke depan.”

Mukercab dihadiri oleh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Padang, lengkap bersama Sekretaris DPC Firdaus Ardianto, Bendahara Indra Guswadi, dan Anggota Fraksi PPP DPRD Padang Khalil.

Sekretaris DPC PPP Kota Padang Firdaus menegaskan bahwa Mukercab kali ini adalah momentum menyatukan arah perjuangan partai.

“Kita ingin PPP kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Padang. Untuk itu, setiap kader harus punya semangat baru dan strategi yang jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Firdaus juga menepis isu perpecahan internal di tubuh PPP yang sempat mencuat pasca Muktamar.

“Tidak ada lagi perpecahan antara Pak Mardiono dan Pak Agus Suparmanto. Kita sudah satu. Pak Mardiono sebagai ketua umum, dan Pak Agus sebagai Wakil Ketua umum. Apa yang terjadi di Muktamar hanyalah dinamika politik biasa. Sekarang saatnya kita rapatkan barisan, bersatu untuk membesarkan PPP,” tegasnya.

Mardiono tetap menjabat Ketua Umum PPP. Sementara itu, Agus Suparmanto menjadi Wakil Ketua Umum PPP. Adapun posisi Sekjen PPP dijabat Taj Yasin yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Gerbong Politik Mulai Bergerak
Nama Nikki Lauda memang sering mencuri perhatian—bukan hanya karena kemiripan namanya dengan legenda Formula 1 dunia, tapi karena upayanya membenahi mesin politik partai. Mukercab kali ini menjadi ajang konsolidasi internal yang serius. Seluruh “gerbong” partai, dari level kota hingga PAC, dirapatkan untuk menyamakan visi dan menyatukan langkah menuju peta politik 2029.
Untuk memperdalam pemahaman kader, sesi pendidikan politik diisi oleh Wendri Yunaldi, sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas setempat. Ia membedah aspek hukum dan strategi politik kontemporer agar kader PPP tak gagap menghadapi dinamika demokrasi lima tahun ke depan.

Hadang Gelombang Ketidakpastian
Bendahara DPC PPP Indra Guswadi menambahkan, pihaknya akan memperkuat kerja lapangan dengan turun langsung ke seluruh PAC.

“Kita akan laksanakan kunjungan rutin ke setiap PAC. Mulai hari ini kita berbenah. Target kita jelas: satu kursi DPRD per dapil,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi PPP DPRD Padang, Khalil, menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kepedulian antar-kader maupun terhadap masyarakat. “Kalau ada warga yang kesulitan atau punya tunggakan BPJS, saya siap membantu. Kita ini bukan hanya partai politik, tapi rumah besar bagi umat. Kita harus saling menjaga dan memperkuat kesolidan,” ujarnya penuh semangat.

Langkah ini dibaca sebagai sinyal keseriusan PPP Padang untuk membangun fondasi politik yang solid di tingkat akar rumput. Partai berlambang Ka’bah itu ingin memastikan seluruh jaringannya terkoneksi secara efektif menjelang tahun-tahun politik yang penuh ketidakpastian.

Mukercab dua hari itu bukan hanya ritual organisasi tahunan, melainkan batu pijakan bagi kebangkitan PPP Padang. Kini, publik menunggu:Mampukah “Nikki Lauda” dari Padang mengemudikan PPP di lintasan politik menuju kemenangan di Pemilu 2029.

Related posts