Kapolresta Padang Apri Wibowo: “Narkoba Musuh Bersama, Saya Tidak Akan Pilih Kasih!”

  • Whatsapp

Kapolresta Padang: “Narkoba Musuh Bersama, Saya Tidak Akan Pilih Kasih!”

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Di tengah gempuran ancaman narkoba yang semakin masif, Polresta Padang mengambil langkah berani dan menunjukkan taringnya.

Dengan penuh semangat, Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, memimpin langsung penandatanganan pakta integritas oleh seluruh personelnya, Selasa (14/2). Bukan sekadar seremoni, ini adalah deklarasi perang terbuka terhadap musuh terbesar bangsa: narkoba!

Satu per satu, anggota Polresta Padang membubuhkan tanda tangan di atas kertas komitmen. Di hadapan seluruh jajarannya, Kombes Apri Wibowo angkat bicara dengan nada tegas namun penuh harapan. Baginya, narkoba adalah ancaman nyata yang bisa meluluhlantakkan segalanya—karir, keluarga, hingga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Tiga hal yang harus dipegang teguh. Pertama, tidak menjadi pengedar. Kedua, tidak memakai. Ketiga, tidak berhubungan dengan narkoba dalam bentuk apa pun,” ujar Apri dengan lantang, matanya menatap tajam setiap personel yang hadir.

Namun yang paling menggema dari pernyataannya adalah komitmen tanpa kompromi: “Jika terbukti, langsung di-PTDH!”

Dengan lantang, ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi siapa pun yang bermain-main dengan barang haram tersebut. Pangkat, jabatan, atau kedekatan personal—semua tidak relevan. Yang berlaku hanya aturan dan integritas.

Apri juga mengingatkan bahwa pakta integritas ini bukanlah dokumen mati. Ini adalah cermin yang akan terus menerawang setiap perilaku personel, baik di dalam maupun di luar jam tugas. Bahkan, ia dengan berani menyatakan tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang mencoba menutupi atau melindungi oknum bermasalah.

“Kami serius. Nama baik Polri ada di tangan kita semua. Jangan kotori dengan hal-hal yang bisa merusak masa depan,” pungkasnya dengan nada mengharukan.

Langkah Polresta Padang ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Di tengah keprihatinan akan maraknya peredaran gelap narkoba, hadirnya pemimpin yang berani dan konsisten seperti Kombes Apri Wibowo menunjukkan bahwa aparat tidak hanya berada di garda terdepan penegakan hukum, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga moralitas bangsa.

Komitmen ini bukan hanya janji, tapi harga mati. Jika ada yang berani melanggar, maka konsekuensinya sudah jelas: tidak ada ampun bagi pengkhianat institusi!

Related posts