Kapolresta Padang yang Rendah Hati ini Justru Gerakkan Seluruh Elemen: Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Di tengah hiruk-pikuk persoalan sosial yang kian kompleks, sebuah gerakan kolektif justru lahir dari ruang rapat yang hangat di Mapolresta Padang. Pada 18 Agustus 2026, kepolisian tidak berdiri sendiri. Mereka duduk bersama instansi terkait dan tokoh masyarakat dalam sebuah Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas. Bukan sekadar formalitas, ini adalah wujud nyata dari sebuah keyakinan: keamanan adalah tanggung jawab kita bersama.

Suasana rapat berjalan dinamis. Berbagai isu sensitif yang kerap meresahkan warga diangkat ke meja hijau—mulai dari peredaran narkoba yang masih mengintai generasi muda, maraknya judi online yang menggerogoti ekonomi keluarga, hingga fenomena LGBT yang membutuhkan pendekatan sosial yang bijak. Semua dibahas dengan kepala dingin, mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah sosok di pucuk pimpinan. Kapolresta Padang, Apri Wibowo, tampil bukan sebagai komandan yang kaku, melainkan sebagai rekan diskusi yang rendah hati. Ia dikenal bukan hanya karena dedikasinya yang tinggi, tetapi karena kerendahan hatinya. Ia tidak sombong, ia selalu dekat dengan siapa saja, termasuk insan pers, dan memiliki kepedulian yang tulus, baik terhadap internal kepolisian maupun masyarakat luas.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah dan tangani secara bersama-sama,” tegas Kapolresta dengan penuh keyakinan.

Di bawah kepemimpinannya yang responsif dan transparan, Polresta Padang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengandalkan tindakan hukum (represif), tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan (preventif) dan pendekatan kesadaran (preemtif). Masyarakat diajak untuk menjadi mata dan telinga kepolisian. Keberanian memberikan informasi tentang peredaran narkoba atau judi online dinilai sangat krusial, karena pemberantasan kejahatan ini tidak akan pernah efektif jika hanya mengandalkan aparat semata.

“Kami ingin lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. Itu semua bisa terwujud jika kepercayaan antara Polri dan masyarakat terus kita jalin erat,” tambahnya.

Rakor ini bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan kolektif. Polresta Padang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam. Jadilah pelopor keamanan di lingkungan masing-masing. Jauhi narkoba dan judi online. Dan jika melihat hal yang mencurigakan, segera sampaikan kepada pihak berwenang.

Keamanan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari kerja sama. Dan di Padang, kerja sama itu sedang dirawat dengan penuh kerendahan hati oleh seorang pemimpin yang dekat dengan rakyatnya.

Polresta Padang — Presisi, Responsif, Transparan, Berkeadilan.

Related posts