Kembali Pimpin KONI Agam, Edi Busti: Fokus Siapkan Atlet Hadapi Porprov 2026

MINANGKABAUNEWS– Edi Busti kembali mendapat kepercayaan memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Agam, melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar Rabu (26/8) di Garuda Mas, Manggopoh, Lubuk Basung.

Dalam forum tersebut, Edi Busti terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mengikuti tahapan pemilihan. Dari 51 pengurus cabang olahraga (pengcab) yang memiliki hak suara, sebanyak 39 pengcab hadir dan menyatakan dukungan terhadap Edi.

Bacaan Lainnya

Keputusan tersebut sekaligus memperpanjang masa kepemimpinan Edi Busti di tubuh KONI Agam. Sebelumnya, ia telah menjabat sebagai Ketua Umum KONI Agam periode 2022–2026.

Usai ditetapkan kembali sebagai ketua umum, Edi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus cabang olahraga yang memberikan kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Ia mengaku terharu atas dukungan yang diberikan secara penuh oleh para pemilik suara dalam Musorkab tersebut.

“Saya sangat terharu atas dukungan yang diberikan secara penuh. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin KONI Agam ke depan,” ujar Edi.

Menurut Edi, kepercayaan yang diberikan melalui Musorkab bukan sekadar mandat organisasi, melainkan amanah yang harus dijalankan secara bersama. Karena itu, konsolidasi internal menjadi langkah awal yang akan dilakukan setelah terbentuknya kepengurusan baru.

Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk menyatukan langkah antara KONI dengan seluruh cabang olahraga, terutama dalam menyusun program pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Ke depan, pengurus KONI Agam bersama pengurus cabang olahraga bersepakat untuk melakukan berbagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026,” katanya.

Persiapan menuju Porprov Sumatera Barat 2026 menjadi salah satu agenda prioritas KONI Agam. Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Kabupaten Agam untuk menampilkan atlet-atlet terbaik sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga yang selama ini telah berjalan.

Edi menegaskan, persiapan menghadapi Porprov tidak dapat dibebankan hanya kepada KONI. Keberhasilan kontingen Agam nantinya membutuhkan sinergi seluruh unsur olahraga, mulai dari pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet hingga pemangku kepentingan lainnya.

Sejalan dengan itu, sejumlah program kerja KONI Agam akan kembali dilanjutkan. Tahapan seleksi atlet hingga pemusatan latihan atau training center (TC) menjadi bagian dari persiapan yang akan segera dilakukan.

“Kita akan mulai melanjutkan program kerja, mulai dari seleksi dan TC untuk Porprov. Seluruh cabor siap untuk Porprov 2026,” ujar Edi.

Sementara itu, Ketua Panitia Musorkab KONI Agam, Yudha Nofri, memastikan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung sesuai ketentuan dan mekanisme organisasi yang berlaku.

Menurutnya, kehadiran 39 pengurus cabang olahraga dari total 51 pemilik hak suara menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengambilan keputusan berjalan sesuai aturan.

“Hasil Musorkab KONI Agam ini sah dan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata Yudha.

Pos terkait