14 Komoditas Alami Fluktuasi Harga di Pasar Pusat

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG,- Minggu kelima Agustus atau minggu pertama September ini, terdapat 14 komoditas yang mengalami fluktuasi 

harga. Fluktuasi yang terjadi didominasi kenaikan harga pada delapan komoditas dan enam komoditas yang mengalami penurunan harga dalam seminggu terakhir.

Hal tersebut disampaikan Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam, Putra Dewangga, S.S, M.Si kepada MinangkabauNews.com, Sabtu (3/9/2022)..

Dikatakan, pergerakan naiknya harga beberapa komoditas terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya cuaca dan harga komoditas global yang masih tinggi, terutama pangan dan energi. Sedangkan turunnya harga disebabkan mulai bertambahnya pasokan komoditas di pasar, sehingga dapat memenuhi 

permintaan masyarakat.

Komoditas yang mengalami fluktuasi di antaranya beras kualitas I naik dari Rp13.125/kg menjadi Rp13.500/kg. Beras kualitas II naik dari Rp12.375/kg menjadi Rp12.750/kg. Beras kualitas III naik dari Rp12.250/kg menjadi Rp12.500/kg. Telur ayam ras naik dari Rp1.775/butir menjadi Rp1.800/butir. Telur itik naik dari Rp2.700/butir menjadi Rp2.800/butir. Cabai merah naik dari Rp70.000/kg menjadi Rp90.000/kg. Bawang Putih naik dari Rp 24.250/kg menjadi Rp24.500/kg. Buncis naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp16.000/kg.

“Naiknya harga cabai merah pada minggu ini disebabkan oleh cuaca yang mempengaruhi jumlah produksi cabai. Kondisi ini menyebabkan terjadi kekurangan pasokan di pasar sehingga harganya pun naik kembali,” jelasnya.

Sedangkan, untuk komoditas yang mengalami penurunan harga, sebut Putra, di antaranya cabai hijau yang turun dari Rp52.500/kg menjadi Rp47.500/kg. Cabai rawit turun dari Rp47.500/kg menjadi Rp46.250/kg. Bawang merah turun dari Rp30.500/kg menjadi Rp29.500/kg. Ikan asin teri turun dari Rp91.250/kg menjadi Rp85.000/kg. Wortel turun dari Rp12.000/kg menjadi Rp10.000/kg. Minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp18.000/kg menjadi Rp17.500/kg.

“Harga tersebut didapat berdasarkan hasil pemantauan terhadap harga rata-rata 45 komoditas pangan strategis di Pasar Pusat Padang Panjang yang dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Dinas Pangan dan Pertanian, dan TPID Padang Panjang,” terang nya. (Edi Fatra/cg).

Related posts