Anggota DPR Ini Tinggalkan Jakarta Demi Subuh Berjamaah di Sijunjung, Bawa Kabar Gembira untuk Masjid Baitul Makmur

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, SIJUNJUNG – Di tengah hiruk-pikuk politik ibu kota, seorang wakil rakyat memilih turun langsung menyapa akar rumput. H. Rahmat Saleh, anggota DPR RI yang dikenal rendah hati itu, menyempatkan diri melintasi jarak demi satu tujuan: mempererat tali silaturahmi dan membawa berkah jelang bulan suci.

Pada Rabu (25/2/2026) dini hari, suasana Masjid Baitul Makmur di Muaro Sijunjung terasa berbeda. Kehangatan menyelimuti jemaah ketika politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tiba untuk menunaikan ibadah Subuh berjamaah. Bukan sekadar memimpin doa, kehadirannya seperti angin segar yang membawa pesan spiritual dan harapan baru bagi rumah ibadah tersebut.

Usai menunaikan shalat, Rahmat Saleh yang duduk di Komisi IV DPR RI itu berdiri di depan jemaah untuk menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum). Matanya tampak berbinar melihat barisan shaf yang tidak hanya dipenuhi para sesepuh, tetapi juga wajah-wajah muda yang penuh semangat.

“Luar biasa. Melihat generasi muda memadati masjid di waktu Subuh seperti ini adalah investasi besar untuk masa depan umat. Ini adalah harapan yang nyata,” ucapnya penuh apresiasi di hadapan para jemaah.

Suasana semakin syahdu ketika ia mulai bertausiyah. Dengan gaya bicara yang lugas namun menyentuh, Rahmat mengajak seluruh jemaah untuk tidak menyia-nyiakan keistimewaan Ramadan yang hanya datang setahun sekali. Ia mengingatkan bahwa bulan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum emas untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

“Ramadan adalah bulan yang penuh dengan limpahan kebaikan. Sayang sekali jika kita melewatkannya begitu saja tanpa mencoba menjadi pribadi yang lebih baik. Perbanyaklah ibadah, perkuat kepedulian kita terhadap sesama,” pesannya dengan nada lembut namun menggetarkan hati.

Tak hanya membangun jiwa, kehadiran putra daerah yang pernah duduk di DPRD Provinsi Sumatera Barat ini juga membawa angin segar untuk pembangunan fisik masjid. Di sela-sela kehangatan silaturahmi, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp2 juta secara simbolis kepada bendahara masjid, David, yang diterima dengan penuh syukur oleh para pengurus dan jemaah yang hadir.

Rahmat Saleh, yang merupakan lulusan Universitas Andalas (UNAND) ini, memang dikenal dekat dengan konstituennya. Kunjungannya ke Masjid Baitul Makmur bukanlah seremoni belaka, melainkan bagian dari ritual tahunannya menjelang Ramadan. Ia ingin memastikan bahwa hubungan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat tidak terputus hanya oleh kesibukan di Senayan.

Bagi warga Muaro Sijunjung, kehadiran Rahmat Saleh menjadi bukti bahwa seorang pemimpin bisa hadir tidak hanya saat kampanye, tetapi juga ketika umat membutuhkan siraman rohani dan dukungan nyata. Lebih dari sekadar nilai nominal, bantuan itu adalah simbol kepedulian, bahwa rumah ibadah di kampung halaman tetap menjadi prioritas, meski tugas kenegaraan menanti di ibu kota.

Related posts