MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Semangat baru menggelora di kalangan pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat. Organisasi kepemudaan ini menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program SMK Go Global, sebuah inisiatif yang bertujuan memperluas akses pendidikan vokasi bertaraf internasional bagi generasi muda di ranah Minang.
Kesiapan itu disampaikan dalam pertemuan hangat antara Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat Ade Herdiwansyah didampingi Sekretaris Anasrul dan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat Jupriyadi dan pejabat utama, di Kantor BP3MI Sumbar, Senin, (21/9). Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu menjadi momentum bagi kedua pihak untuk menjajaki peluang kemitraan strategis di masa depan.
Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat, Ade Herdiwansyah menyebutkan bahwa pihaknya melihat program SMK Go Global sebagai terobosan penting dalam menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja global.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Pemuda Muhammadiyah Sumbar siap menjadi mitra strategis, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan bagi para siswa dan lulusan SMK yang ingin mengembangkan karier hingga ke luar negeri,” ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan BP3MI Sumbar menjadi kunci untuk memastikan proses tersebut berjalan aman, legal, dan terproteksi dengan baik. Menurutnya, semangat kewirausahaan dan kemandirian yang selama ini menjadi ciri khas kader Muhammadiyah akan menjadi nilai tambah dalam mendukung program pemerintah tersebut.
Sementara itu, Kepala BP3MI Sumbar menyambut baik niat baik Pemuda Muhammadiyah. Mereka menilai sinergi dengan organisasi kepemudaan seperti Muhammadiyah akan memperkuat jangkauan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait pentingnya prosedur resmi bagi pekerja migran.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kemitraan ini. Dengan dukungan Pemuda Muhammadiyah, kami optimistis sosialisasi terkait peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural bisa lebih masif dan tepat sasaran,” ungkap perwakilan BP3MI Sumbar.
Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada kesepakatan lisan. Kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun rencana tindak lanjut, termasuk potensi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang akan mengikat kerja sama secara formal. Fokus utama kemitraan ini meliputi bidang pendidikan, pelatihan, dan pendampingan bagi pemuda Sumbar yang ingin merintis karier di kancah internasional.
Dengan semangat kolaborasi ini, harapan besar pun muncul. Pemuda Muhammadiyah Sumbar dan BP3MI Sumbar bergandengan tangan, membuka jalan bagi generasi muda Minang untuk tidak hanya menjadi penonton di panggung global, tetapi menjadi pemain utama yang berdaya saing, berintegritas, dan membawa nama harum daerah serta bangsa di mancanegara khususnya ranah minang.







