MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Kabar gembira bagi para penuntut ilmu di Sumatera Barat! Pusat Perkaderan Ulama Muhammadiyah (PPUM) Sumatera Barat kembali menghadirkan terobosan baru untuk menjawab tantangan klasik para santri dan mahasiswa: kesulitan membaca kitab kuning atau kitab gundul.
Ketua PPUM Sumbar, Ustad Aya S. Miza, secara antusias menyambut baik program unggulan ini. Menurutnya, kemampuan membaca kitab gundul adalah kunci utama untuk menggali khazanah keilmuan Islam secara langsung dari sumber aslinya, tanpa harus selalu bergantung pada terjemahan.
“Banyak dari kita yang sering bingung menentukan harakat, membaca susunan kalimat, hingga memahami kaidah bahasa Arab saat berhadapan dengan teks gundul. Padahal, ini adalah keterampilan dasar yang sangat mungkin dikuasai jika dipelajari dengan metode yang tepat,” ujar Ustad Aya S. Miza dalam keterangannya.
Menjawab kegelisahan tersebut, PPUM Sumbar meluncurkan kelas khusus dengan Metode Al-Ankabut. Metode ini dirancang sebagai cara cepat dan sistematis untuk membaca kitab gundul. Uniknya, dalam kurun waktu hanya 14 kali pertemuan, para peserta akan dibimbing langsung untuk memahami pola dan kaidah kunci, bukan sekadar menghafal teori.
“Kami ingin peserta tidak hanya sekadar menghafal kaidah, tetapi langsung bisa menerapkannya saat membaca teks. Ini adalah cara yang praktis dan mudah dipahami,” tambahnya.
Kelas ini akan dipandu langsung oleh Ustadz Firsta Yuliano, Lc., MH, yang merupakan Anggota Komisi Fatwa Metodologi MUI Sumatera Barat dan Bendahara PPUM Sumbar. Dengan segudang pengalaman organisasi dan keilmuan, beliau akan membimbing peserta mulai dari dasar hingga berani membaca kitab gundul secara mandiri.
Program ini sangat cocok untuk mahasiswa, santri, guru, pengajar, hingga pemula yang memiliki keseriusan untuk mendalami literatur klasik. Kelas akan diadakan secara rutin setiap Senin dan Jumat, pukul 14.00 WIB hingga Ashar. Untuk lokasi, Senin akan digelar di Lantai 3, sementara khusus hari Jumat bertempat di Ruang PPUM, Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat.
Bagi Anda yang berminat, pendaftaran dibuka dengan biaya administrasi sebesar Rp25.000. Sedangkan infaq untuk 14 kali pertemuan adalah sebesar Rp100.000. Kelas perdana dijadwalkan akan dimulai pada 2 Oktober 2026.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Jangan hanya bisa membaca terjemahan. Mari belajar membaca langsung dari kitabnya dan buktikan bahwa membaca kitab gundul itu mudah dan menyenangkan.






