Kepala OIF UMSU Dr. Arwin Beri Materi Jadwal Waktu Shubuh Hari kedua Ijtima’ dan Mukerda MUI Sumbar di Sijunjung

  • Whatsapp
Acara Ijtima' dan Mukerda MUI Sumbar di Muaro Sijunjung, Sabtu, (26/3)

MINANGKABAUNEWS.COM, SIJUNJUNG — Kepala Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU), Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar Butar, MA dan wakilnya, Muhammad Hidayat, M.Pd, memberikan materi Ijtima’ dan Mukerda MUI Sumbar di Muaro Sijunjung, Sabtu, (26/3/2022).

Menurut Dr. Arwin, Fajar kazib ini muncul beberapa saat sebelum fajar sadik ketika malam masih gelap.

Read More

Dr. Arwin menjelaskan bahwa fajar sadik adalah berhamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel di udara yang melingkupi bumi yang nampak terang seperti benang putih dari benang hitam, yaitu peralihan dari gelap malam (hitam) menunju munculnya cahaya (putih).

“Tidak ada durasi yang pasti antara fajar sadik dengan fajar Kazib. Kalau ditanya secara pribadi saya lebih cendrung minus 18, tapi saya juga tidak menafikan minus 20 derajat, 20 derajat memang ada dan sah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketum MUI Sumbar, Buya Dr. Gusrizal Gazahar Waktu fajar kita ikuti irama keilmuan, artinya hasil penelitian Dip atau ketinggian matahari minus 18 derajat diapresiasi sebagai sebuah ijtihad dan juga mempersilahkan dip atau ketinggian matahari minus 20 derajat artinya jadwal sholat Shubuh yang lama tidak batal.

Related posts