Masalah Pembongkaran Warung Miras di Kawasan Pasar Bawah, Ini Kata Walikota Erman Safar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Masalah penertiban dan pembongkaran warung miras di kawasan Pasar Bawah, Senin (14/3) kemarin, diakui PT. Kereta Api Indonesia (KAI) merupakan hasil koordinasi dan arahan Walikota Bukittinggi.

Tanah Minang tidak cocok untuk aktifitas jual beli minuman keras,” tukas Walikota Bukittinggi, Erman Safar.

Read More

Erman Safar, mengaku memang telah berkoordinasi dengan PT. KAI, dimana sudah banyak keluhan warga dan memang tidak ada yang setuju dengan keberadaan warung miras itu.

“Kami Pemerintah Kota Bukittinggi, sudah lama menyampaikan ke pihak PT. KAI untuk tidak memfasilitasi kegiatan penjualan minuman keras di Pasar Bawah ini. Karena di sana banyak aktivitas, banyak juga anak-anak di sana, banyak orang-orang shaleh, ibu-ibu, niniak mamak yang pergi ke pasar. Kan, tidak baik jika ada aktivitas seperti itu di sana,” ungkap Wako, Selasa (15/3/2022).

Lanjut Wako, saat Ramadhan juga telah sering dilakukan razia dan penertiban di lokasi itu. Namun, aktivitas jual beli minuman keras masih tetap berlangsung. Hal ini tentu sangat tidak baik dan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

“Bukittinggi ini kental dengan nilai ‘Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah’. Ini sangat kuat sejak dahulunya. Prinsip ini harus kita tegakkan bersama secara menyeluruh,” jelas Wako.

Pemko Bukittinggi merencanakan akan mengubah peruntukan pada area Kios yang ditertibkan. Dimana, akan dijadikan mushalla, sebagai sarana ibadah bagi pedagang dan pengunjung kawasan itu.

“Kami rasa semua sepakat, kita bersama menjaga generasi muda, supaya lahir generasi yang baik dan berkualitas, tanpa diganggu dengan hal-hal negarif, seperti miras dan narkoba,” terangnya.

Related posts