Peringati Hardiknas 2026, Kapolres Mentawai Tanam Pohon dan Motivasi Siswa SDN 16 Tuapejat Melalui Pesan “3B”

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Menumbuhkan semangat literasi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Polres Kepulauan Mentawai menggelar kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon di SDN 16 Tuapejat, Desa Sipora Jaya, pada Selasa (05/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla. Turut mendampingi Kapolres di antaranya Kabag SDM Polres Mentawai, Kapolsek Sipora, serta Bhabinkamtibmas. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SDN 16 Tuapejat, Kepala Desa Sipora Jaya, tokoh masyarakat, para guru, dan siswa-siswi.

Read More

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Rory Ratno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai. Beliau menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah.

Secara khusus, Kapolres memberikan apresiasi tinggi kepada para guru honorer yang telah mengabdi dengan penuh keikhlasan meski di tengah keterbatasan. Sebagai wujud nyata kepedulian Polri, Kapolres menyerahkan secara langsung penghargaan serta bingkisan kepada perwakilan guru honorer di SDN 16 Tuapejat.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk masa depan generasi kita. Kami memberikan hormat setinggi-tingginya kepada para guru honorer atas pengabdian luar biasanya bagi anak-anak di Mentawai. Melalui momen Hardiknas ini, kami ingin memberikan dukungan moral dan nyata bagi dunia pendidikan agar terus semangat mendidik,” ujar Kapolres.

Di hadapan para siswa, Kapolres juga membagikan resep khusus untuk meraih cita-cita yang ia sebut dengan istilah Pesan 3B:
1. Belajar: Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh sebagai bekal masa depan.
2. Beribadah: Selalu mendekatkan diri kepada Tuhan agar setiap langkah mendapat berkah.
3. Berbakti: Menghormati dan menyayangi orang tua serta guru sebagai kunci sukses yang paling utama.

Suasana menjadi semakin hangat saat sesi tanya jawab berlangsung. Beberapa siswa yang berhasil menjawab pertanyaan terkait pesan “3B” tersebut mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat belajar mereka.

Setelah rangkaian acara motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan SDN 16 Tuapejat. Aksi ini merupakan wujud nyata dukungan Polres Kepulauan Mentawai terhadap Program Culture Policing yang diluncurkan oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Program Culture Policing yang digagas sejak Maret 2026 ini merupakan strategi kepolisian di Sumatera Barat yang mengintegrasikan tugas-tugas Polri dengan kearifan lokal, termasuk prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Penanaman pohon ini melambangkan keseimbangan antara pembangunan sumber daya manusia dengan pelestarian alam yang menjadi identitas masyarakat lokal.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar penghijauan, melainkan bagian dari implementasi Culture Policing.

“Kita ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda sejak dini, sejalan dengan budaya kita yang sangat menghargai alam,” pungkas AKBP Rory Ratno.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Polres, staf pengajar, dan para tokoh masyarakat yang hadir. (Tirman/Humas)

Related posts