Polres Solok Selatan Himbau Masyarakat Waspada Maraknya Penipuan Online

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Iptu Sudirman
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Iptu Sudirman

MINANGKABAUNEWS.COM, SOLOK SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan, mengimbau masyarakat di daerah itu untuk waspada atas maraknya penipuan online dengan berbagai modus yang terjadi saat ini. Menyusul banyaknya laporan masyarakat menjadi korban terkait penipuan itu.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara melalui Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Iptu Sudirman didampingi Kanit Tipidter Aipda Tomi Yudha Timuria, Selasa (17/1/2023) mengatakan, saat ini banyak terdapat laporan masyarakat yang menjadi korban penipuan melalui internet atau secara online yang tengah di tangani Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Read More

Menurutnya, rata-rata kasus penipuan online ini dilakukan oleh para pelaku melalui jejaring media sosial. Seperti, Facebook, Whatsapp, Instagram, Sms dan media sosial lainnya. Maupun melalui telepon.

“Modusnya beragam, mulai dari berpura-pura dari panitia undian berhadiah, ada pengusaha yang ingin mentranfers dana dari luar negeri dan menjajikan keuntungan yang berlipat yang membuat korban jadi terpedaya,” kata Sudirman.

Rata-rata korban, diimingi mendapatkan sejumlah uang. Namun, sebelumnya korban diwajibkan melakukan transfer dana kepada pelaku dengan alasan untuk pajak atau untuk mempercepat proses pencairan.

“Untuk itu diimbau kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap hal yang menjanjikan keuntungan besar dari orang lain. Apalagi terhadap orang yang tidak dikenal,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai penawaran keuntungan melalui jejaring media sosial. Karena, pelaku akan mencari berbagai celah untuk bisa melakukan penipuan.

“Untuk lebih amanya, jangan melayani komunikasi dengan orang yang tidak dikenal. Apalagi melalui media sosial,” tandasnya. (dky)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts