MINANGKABAUNEWS.COM, SAWAHLUNTO – Isak tangis haru pecah di halaman Masjid Agung Nurul Islam saat Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah melepas 58 calon jamaah haji Kota Sawahlunto, Kamis, 30 April 2026.
Puluhan jamaah yang tergabung dalam kloter 12 dan 14 itu diberangkatkan menuju asrama haji dengan didampingi dua petugas haji daerah. Keluarga yang mengantar tak kuasa menahan air mata, melepas orang tua, suami, istri, dan kerabat menunaikan rukun Islam kelima.
Dihadapan jamaah, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan doa dan pesan khusus. “Bapak Ibu adalah tamu Allah. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan luruskan niat hanya karena Allah. Doakan Sawahlunto dari Tanah Suci agar daerah kita aman, maju, dan masyarakatnya sejahtera,” ucap Riyanda.
Riyanda menegaskan Pemerintah Kota Sawahlunto hadir penuh mendampingi jamaah. Ia sudah menginstruksikan perangkat daerah terkait, tim kesehatan, dan petugas pendamping untuk memberikan pelayanan optimal dan responsif. Mulai dari pemberangkatan, selama di Arab Saudi, hingga pemulangan nanti.
“Kita pastikan semua terfasilitasi. Administrasi beres, kesehatan dijaga, pendampingan maksimal. Jamaah cukup fokus ibadah dengan aman dan nyaman. Ini bentuk pelayanan Pemko dalam memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat secara tertib,” tegasnya.
Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto menyebut 58 CJH tahun ini dalam kondisi siap berangkat. Seluruhnya telah mengikuti manasik dan pemeriksaan kesehatan. Dua petugas haji daerah juga sudah dibekali tugas untuk memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal informasi atau pelayanan.
Pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin ulama setempat. Jamaah kemudian bersalaman dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Forkopimda, dan keluarga sebelum naik ke bus menuju asrama haji embarkasi Padang.
Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan Kemenag dan seluruh pihak terkait demi kelancaran ibadah haji. Tahun ini, Sawahlunto memberangkatkan 58 jamaah, dengan jamaah tertua berusia 78 tahun dan termuda 42 tahun.(atra)






