Aspenda Bukittinggi Gelar Kegiatan di Objek Wisata Tapian Rajo, Ini Tujuannya

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Guna mempererat silahturahmi antar sesama purna bhakti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Luak Nan Tigo (Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Limapuluh Kota).

Asosiasi Pensiunan Pegawai Pemerintah Kota Bukittinggi (Aspenda) menggelar kegiatan di Objek Wisata Tapian Rajo Ngarai Sianok Bukittinggi, Rabu (27/7/2022).

Read More

Ketua panitia Hermansyah dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan silahturahmi ini dilaksanakan guna membentuk rasa persamaan, kekeluargaan dan rasa persatuan se Luak Nan Tigo.

“Pertemuan ini dilaksanakan bertujuan untuk membentuk rasa persamaan, rasa kekeluargaan dan rasa persatuan baik dilingkup daerah masing-masing maupun silahturahmi antar para pensiun khususnya di kabupaten dan kota se Luhak Nan Tigo seperti apa yang pernah diharapkan oleh mantan Wali Kota Payakumbuh Yoserizal Zein, bahwa walaupun sebagai ASN kita telah berakhir namun ide dan buah fikiran kita masih sangat dibutuhkan untuk pembangunan ke depan,” tuturnya.

Ketua Aspenda Bukittinggi Yollis Andri dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran dari para pejabat dan mantan pejabat dari kabupaten dan kota se_Luak Nan Tigo selaku pembina pensiunan di daerah masing-masing. Ia juga menyampaikan sejarah berdirinya Aspenda Bukittinggi dengan segala kegiatannya yang lebih banyak kepada kegiatan sosial dan silaturrahim.

“Atas nama Aspenda Bukittinggi kami mengucapkan selamat datang kepada Palanta dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh, PPKTD dari Tanah Datar, Aspenda dari Bukittinggi, Palito Tuo dari Padang Panjang dan Agam dan ini merupakan suatu kebanggaan dengan kehadiran para pembina Purna Bhakti,” ucapnya.

Saat ini Aspenda Bukittinggi sedang mengurus untuk bisa berbadan hukum melalui Kemenkumham dan semoga dalam waktu dekat bisa terealisasi, tambah Yollis.

Wakil Waliko Bukittinggi Marfendi yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi dengan adanya pertemuan silaturahmi antar purna tugas se Luhak Nan Tigo.

“Alhamdulillah hari ini kita masih dipertemukan, semoga nanti kita juga akan dipertemukan di Syurga-Nya. Bertemunya kita disini karena cinta, karena kita saling mencintai. Sudah bertahun-tahun menjadi ASN di pemerintahan dan semoga Allah juga pertemukan kita nanti diakhirat disamping kanan Allah di tempat yang paling indah ketimbang syurga firdaus,” ungkapnya.

Sementara itu pembina Purna Bhakti ASN Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh Fahmi Rasyad mengapresiasi dan menyampaikan, bahwa pertemuan Tigo Luak ini merupakan permulaan, bagaimana mewujudkan Sumbar yang bersandikan Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“DPR baru saja mengeluarkan undang-undang pembentukan Provinsi Sumbar yang bercirikan khusus yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Jadi saya pikir pertemuan ini merupakan permulaan bagaimana mewujudkan hal tersebut, karena itu saya harapkan hal ini dapat kita lanjutkan di masa yang akan datang,” ucapnya.

Acara silahturahmi ini juga diisi dengan tausiyah yang menghadirkan penceramah ustad M.Taufik, M.Ag Dt.Indo Marajo ketua MUI Agam yang membahas tentang manusia terbaik dalam konteks orang yang sudah memasuki pensiun.

Dikatakan bahwa ada 3 hal yang harus dimiliki dimasa tua yakni Pandai- pandai bersyukur kepada Allah SWT, Sabar dalam menjalani hidup serta Selalu tawakal kepada Allah SWT.

Kemudian juga disampaikan bahwa agar hidup lebih berarti dan bermakna kata nabi Muhammad SAW dalam hadist shahih, ada tiga macam saja manusia terbaik itu.

“Kata nabi manusia terbaik itu adalah, pertama orang yang panjang umurnya, kedua adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain dan ketiga adalah orang yang mau belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” tuturnya.

Acara yang dihadiri ratusan peserta tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Agam Andi Warman, Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi, serta mantan – mantan pejabat baik dari Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanah Datar.

Diantaranya, Djufri, Ismet Amzis, Irwandi, Fahmi Rasyad, Yoserizal Zein, Irfendi Arbi, Syamsul Bahri, Sadiq Pasadigue berserta mantan Sekda Khairul, Yuen Karnova, Herry Rusli dari Bukittinggi dan Hardiman mantan Sekda Kabupaten Tanah Datar.

Related posts