Bakal Naik Kelas, RSUD Mentawai dapat Kucuran Dana Rp.242,5 Miliar dari Kemenkes RI

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan progres pembangunan 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) di kabupaten dan kota terpencil.

Program ini merupakan salah satu quick win yang ditugaskan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Read More

Pemerintah ingin memastikan rumah sakit baru ini dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan setara dengan kota besar, sehingga masyarakat dipelosok tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan medis yang cepat dan layak.

Salah satu pembangunan yang dimaksud yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai Sumatera Barat anggaran dari Kemenkes RI tahun 2026.

Adapun Rencana Anggaran Rp 242,5 miliar khusus bangunan, dan Rp.96 miliar khusus anggaran Alat Kesehatan (Alkes) setelah pembangunan rampung.

Direktur RSUD dr Toni mengatakan, saat ini sedang proses tender dari Kemenkes RI. Semoga pembangunan ini lancar dan segera datang untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, ujar Direktur beberapa waktu lalu.

Dan saat ini, pihak pemerintah sedang proses penyediaan lahan seluas 2 hektar dibelakang rumah sakit lama, ujarnya.

Menyikapi persoalan lahan, baru baru ini kuasa hukum Pemkab Kepulauan Mentawai Marhel Saogo dan tim lainnya menyatakan sedang berusaha mendapatkan legalitas lahan agar pembangunan rumah sakit skala internasional ini dapat terwujud.

Tujuan utama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yang merata, bermutu, dan terjangkau.

RSUD dibangun sebagai fasilitas rujukan untuk mempercepat penanganan medis, mengurangi angka kematian/kesakitan, serta mendekatkan akses layanan kesehatan spesialis, terutama bagi masyarakat di daerah tertinggal atau terpencil. (Tirman)

Related posts