MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah resmi mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan penggalangan infak Salat Jumat serentak untuk membantu korban bencana gempa bumi dahsyat yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur. Gerakan kemanusiaan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh elemen Persyarikatan di Sumatera Barat, termasuk Masjid Taqwa Muhammadiyah dan Lazismu Sumbar.
Dalam Surat Edaran Nomor 18/EDR/I.0/H/2026 yang ditandatangani Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes., dan Sekretaris Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., PP Muhammadiyah menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Flores. Edaran yang ditetapkan di Yogyakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026 itu mengimbau seluruh pimpinan Muhammadiyah di semua tingkatan, Amal Usaha Muhammadiyah, serta takmir masjid untuk menggalang dana infak pada Salat Jumat, 21 Agustus 2026 .
Penggalangan dan penyaluran dana wajib dilakukan secara terkoordinasi melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZISMU) serta Lembaga Resiliensi Bencana (LRB/MDMC). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh bantuan berjalan terpadu dan selaras dengan semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR).
Menanggapi instruksi nasional tersebut, Ketua Pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat, Buya Ki Jal Atri Tanjung, menyatakan kesiapan penuh untuk menggerakkan jamaah. Baginya, momen Salat Jumat kali ini bukan sekadar ibadah rutin, tetapi menjadi wadah solidaritas paling nyata.
“Masjid bukan hanya tempat shalat, tapi harus menjadi mercusuar peradaban dan basis pemberdayaan umat,” ujar Buya Ki Jal, menggemakan visi transformasi masjid yang telah ia canangkan . “Instruksi PP Muhammadiyah ini sejalan dengan komitmen kami menjadikan Masjid Taqwa sebagai pusat kepedulian. Kami akan mengajak seluruh jamaah untuk menunaikan infak dengan penuh keikhlasan bagi saudara-saudara kita di Flores,” tambahnya.
Masjid Taqwa yang dikenal sebagai pusat kegiatan keislaman di Sumbar ini optimis dapat menghimpun donasi yang signifikan. Semangat gotong royong yang telah terbangun kuat di lingkungan masjid menjadi modal utama untuk suksesnya gerakan ini.
Sekretaris Lazismu Sumatera Barat, Afdi Effendi, menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan setiap rupiah yang terkumpul tersalurkan dengan transparan dan tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa pengalaman Lazismu dalam program-program sosial, seperti pembagian 175 paket makanan dalam program Jumat Berkah, menjadi bekal penting dalam penanganan bencana skala besar ini .
“Kami akan mengoordinasikan penghimpunan dana dari Amal Usaha Muhammadiyah di Sumbar secara terpusat,” jelas Afdi Effendi .
Ia juga memastikan laporan penggalangan dana akan dibuat secara berjenjang kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar sebagai bentuk akuntabilitas, sesuai amanat edaran PP Muhammadiyah.
Langkah respons cepat telah dilakukan oleh MDMC dan Lazismu secara nasional. Posko-posko pelayanan didirikan, tim medis dikerahkan, dan kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, serta layanan kesehatan terus dipenuhi bagi ribuan warga terdampak di wilayah seperti Manggarai Timur dan Nagekeo .
Melalui gerakan infak Salat Jumat yang digalakkan di Masjid Taqwa dan seluruh jaringan Muhammadiyah, diharapkan beban penderitaan korban gempa di Flores dapat segera teratasi. Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas umat Islam di Sumatera Barat tidak mengenal batas geografis dalam menebarkan kebaikan dan kemanusiaan.








