MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Ada yang beda dari suasana Subuh di Masjid Baitul Jalal, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (20/4/2026) lalu. Wali Kota Padang, Fadly Amran, datang langsung bukan sekadar salat berjemaah, tapi membawa gebrakan baru yang langsung menyita perhatian puluhan pelajar yang hadir.
Di tengah kekhusyukan usai salat, Fadly melontarkan sebuah rencana yang terdengar sederhana tapi dampaknya besar: menghadirkan tablet absensi di setiap masjid dan musala. Langkah ini akan menggantikan sistem barcode yang selama ini dipakai. Menurutnya, teknologi ini bakal mempermudah pencatatan kehadiran anak-anak yang mengikuti Program Subuh Mubarakah.
“Insya Allah, alat ini akan dipasang langsung di masjid atau musala. Anak-anak tinggal tap, lebih praktis dan modern,” ujarnya disambut senyum antusias para pengurus masjid.
Kunjungan itu sekaligus menjadi ajang apresiasi Fadly kepada pengurus Masjid Baitul Jalal yang dinilai konsisten mendukung program Smart Surau. Terbukti, sekitar 85 pelajar SD dan SMP rutin bangun pagi untuk salat berjemaah di masjid tersebut. Bahkan saat Pesantren Ramadan 1447 H lalu, jumlah peserta tembus 95 anak.
Tak berhenti di soal pembinaan karakter, Fadly juga kembali mengingatkan misi besarnya yang lain: menjadikan Padang sebagai kota terbersih se-Indonesia. Lewat gerakan Padang Rancak, ia ingin seluruh ASN dan masyarakat bahu-membahu menciptakan kota yang bersih, indah, dan nyaman.
“Kita sudah masuk peringkat delapan nasional dengan status Sertifikat Menuju Kota Terbersih. Targetnya jelas, juara satu. Dan Padang Rancak Award sekarang sedang berjalan sebagai bentuk apresiasi untuk lingkungan yang paling rapi,” tegasnya penuh optimisme.
Syahrial Nadir, Ketua Pengurus Masjid Baitul Jalal, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Selain mendapat perhatian penuh dari pemkot, status tempat ibadah mereka kini resmi naik menjadi masjid. Ia pun berkomitmen untuk terus menyinergikan kegiatan masjid dengan program pembangunan SDM Kota Padang.
“Dukungan masyarakat adalah kuncinya. Kalau subuh sudah ramai, kota bersih, insya Allah Padang jadi kebanggaan kita semua,” pungkas Fadly.

