Jembatan Penghubung Tiga Dusun di Kecamatan Siberut Barat Mentawai Ambruk tak Bisa Dilewati

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Jembatan dengan panjang lebih kurang 93 meter yang terbuat dari kayu, penghubung tiga dusun di wilayah Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai ambruk, dan nyaris tak bisa dilewati oleh warga setempat.

Padahal akses jembatan sangat penting bagi warga untuk membawa hasil bumi dan salah satu akses bagi anak anak sekolah yang berjalan menuju pusat Kecamatan yaitu Betaet.

Read More

Memastikan jembatan putus, Camat Siberut Barat Job Sirirui bersama Kepala Desa setempat langsung meninjau lokasi jembatan yang saat ini mengalami rusak parah.

Kepala Desa Betaet Jaret menyebutkan, jembatan mengalami rusak parah pada September 2022, saat itu gempa mengguncang Siberut Barat dengan kekuatan 6,1 SR.

Jembatan tersebut menghubungkan 3 dusun. Kondisi jembatan saat ini rusak dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, ucap Jaret, dikutip dari Warta Persada.com, Minggu (06/11/2022).

Diketahui, selama ini jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, dengan kondisi saat ini tentunya warga mengalami kesulitan.

Dalam hal ini sangat dibutuhkan perhatian dari Pemerintah untuk membangun jembatan yang lebih baik dan tahan lama.

Rusaknya jembatan, masyarakat harus melewati pintu muara gotjip yang terkadang beresiko, ketika air pasang naik menjadi kendala bagi masyarakat ketika melewati pintu muara.

Tentunya harus kejar kejaran dengan deburan ombak yang menghempas di pantai. Terkadang kendaraan roda dua yang melintas terkena air laut dan terjebak. (Tirman)

Related posts