MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH — Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026.
Kegiatan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh itu resmi dibuka Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, di Aula Perpustakaan Daerah Payakumbuh, Selasa (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Eni menegaskan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak usia dini agar anak-anak memiliki kemampuan berpikir yang baik sekaligus karakter yang kuat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Eni Zulmaeta.
Menurut dia, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan pola pikir kritis serta penguatan nilai-nilai positif pada generasi muda.
Lomba bertutur tahun ini mengangkat tema “Panggung Para Bintang Bercerita” dengan materi cerita kepahlawanan dan legenda rakyat Sumatera Barat. Sebanyak 48 siswa dari SD dan MI negeri maupun swasta mengikuti perlombaan tersebut.
Tingginya jumlah peserta dinilai menjadi indikator meningkatnya perhatian sekolah terhadap pengembangan literasi berbasis budaya lokal di lingkungan pendidikan dasar.
Wakil Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Ny Yeni Elzadaswarman, mengatakan cerita rakyat yang dibawakan peserta mengandung banyak pesan moral dan nilai pendidikan karakter bagi anak-anak.
“Cerita rakyat yang dibawakan anak-anak tidak sekadar hiburan, tetapi juga sarat nilai moral dan pendidikan karakter,” kata Yeni.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menjelaskan lomba bertutur dirancang sebagai upaya membangun masyarakat literat sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri peserta.
Penilaian lomba dilakukan tiga akademisi dari ISI Padang Panjang dengan mempertimbangkan aspek penguasaan materi, teknik penyampaian, ekspresi, dan kemampuan bercerita para peserta.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Mei 2026, itu menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang. Juara I memperoleh Rp5 juta, juara II Rp4 juta, dan juara III Rp3 juta, termasuk hadiah bagi juara harapan. (akg)






